• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Industrial Relation

WFH Sebagai New Normal Diperkirakan Akan Terus Menjadi Tren

WFH Sebagai New Normal Diperkirakan Akan Terus Menjadi Tren
Redaksi
May 25, 2020

WFH Sebagai New Normal Diperkirakan Akan Terus Menjadi Tren


Semakin berlanjutnya pandemi Covid 19 pada saat ini di seluruh belahan dunia, telah membuat banyak negara dan perusahaan memutar otak lebih keras lagi agar bisnis mereka tetap berjalan lancar. Salah satu alternatif terbaik adalah dengan melakuka fleksible work hour hingga work from hom (WFH)) bagi sebagian besar pekerja.

Facebook dan Perdana Menteri Selandia Baru adalah salah satu pendukung cara kerja fleksibel, ketika banyak perusahaan lain mempertimbangkan para karyawannya untuk kembali bekerja di kantor.

Pada hari Kamis, Facebook mengatakan berencana untuk menjadikan cara kerja jarak jauh sebagai tren jangka panjang.

PM Selandia Baru Jacinda Ardern minggu ini menyarankan kerja empat hari untuk meningkatkan pariwisata di negara itu.

Ketika kantor-kantor secara bertahap mebuka kembali bisnis mereka setelah lockdown, banyak pengusaha yang mencari cara kerja baru.

Pendiri dan kepala eksekutif Facebook Mark Zuckerberg mengatakan kepada stafnya bahwa perusahaan itu akan “secara agresif membuka perekrutan jarak jauh” pada bulan Juli.

Dia mengharapkan setengah dari karyawannya melakukan pekerjaan di luar kantor Facebook selama lima hingga 10 tahun ke depan.

Langkah ini mengikuti perusahaan teknologi lain di Silicon Valley termasuk Twitter yang mengatakan karyawannya dapat bekerja dari rumah “selamanya” jika mereka mau.

Kebijakan kerja yang fleksibel cocok untuk staf yang ragu untuk kembali ke kantor, sambil menunggu protokol yang diperkenalkan perusahaan-perusahaan untuk menjaga jarak fisik selama bekerja.

Ardern menyarankan kerja empat hari per minggu untuk membantu meningkatkan ekonomi dan menyeimbangkan kehidupan kerja.

“Saya mendengar banyak orang menyarankan kita untuk bekerja empat hari seminggu. Pada akhirnya itu tergantung keputusan pengusaha dan karyawan. Tetapi seperti yang saya katakan, ada begitu banyak yang telah kita pelajari dari Covid dan fleksibilitas orang yang bekerja dari rumah, produktivitas yang terjadi saat kerja di rumah,” kata Ardern dalam video live di Facebook.

Perusahaan teknologi raksasa Microsoft melakukan uji coba empat hari kerja tahun lalu di Jepang yang dianggap berhasil dari segi produktivitas.

Perusahaan ini sekarang memiliki “strategi kerja hybrid karena tempat kerja perlahan mulai buka kembali.”

“Bekerja dari rumah tetap bisa dilakukan sebagian besar karyawan hingga Oktober,” kata juru bicara Microsoft.

Bekerja dari rumah dan hari kerja per minggu yang lebih singkat disambut oleh para pakar sumber daya manusia.

“Ini juga akan memberikan keseimbangan kehidupan kerja bagi orang-orang yang membutuhkannya seperti siswa paruh waktu, ibu baru, orang tua yang ingin lebih banyak waktu dengan anak-anak atau merawat orang tua mereka,” kata Alin Abraham, seorang konsultan yang berbasis di Singapura.

“Jika setelah Covid-19 perusahaan belajar menerapkan jam kerja fleksibel, itu akan menjadi kemenangan besar untuk manajemen sumber daya manusia,” tambahnya.

Tren yang bergeser ini juga memungkinkan perusahaan memikirkan kembali ruang kantor mereka yang mahal.

Mastercard mengatakan saat ini sedang mencari cara untuk menggabungkan beberapa kantornya sementara Facebook berencana untuk mencari tempat kerja fleksibel di seluruh dunia.

“Setelah masa Covid-19, Anda dapat membayangkan banyak perusahaan yang semakin kecil karena karyawan-karyawannya dapat bekerja di rumah,” kata Adrian Tan, dari perusahaan IT PeopleStrong .

 

Sumber/foto : bbc.com/panopto.com

Related ItemsFeatured
Industrial Relation
May 25, 2020
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.