Membangun Kinerja Tim Melalui Coaching

Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, pentingnya coaching tidak hanya dirasakan oleh karyawan, tetapi juga oleh para atasan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wing Antariksa, Direktur HR dari Blue Bird Group pada saat ditemi Tim Intipesan pada acara 19th HR Expo pada 11-12 Desember 2024 di JCC Jakarta.
Dirinya menjelaskan, coaching adalah bentuk kepedulian seorang atasan, terhadap peningkatan kinerja anggota tim.
“Coaching itu penting tidak hanya bagi karyawan, tapi juga bagi atasan,” ujarnya.
Dengan coaching yang tepat, kinerja karyawan dapat ditingkatkan, dan bagi mereka yang sudah berkinerja baik, coaching dapat membantu mempertahankan atau bahkan meningkatkan performa tersebut.
Salah satu aspek yang ditekankan oleh Wing adalah pentingnya coaching bagi anggota tim yang baru bergabung.
“Sesi coaching itu sangat penting,” tuturnya.
Ini menjadi momen krusial untuk memastikan bahwa anggota baru merasa didukung dan mendapatkan bimbingan yang dibutuhkan, untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Dirnya juga berbagi pendekatan coaching yang sering diterapkanny, yang dikenal dengan istilah “I do you see, you do I see, you do it yourself.”
Pendekatan ini terdiri dari tiga fase yang saling berkaitan:
I do you see: Di fase ini, atasan memberikan contoh konkret tentang bagaimana suatu pekerjaan seharusnya diselesaikan. Ini memberikan gambaran yang jelas bagi karyawan tentang ekspektasi yang diharapkan.
You do I see: Pada tahap ini, karyawan mulai mengerjakan tugas dengan bimbingan dari atasan. Ini adalah momen di mana atasan dapat memberikan umpan balik langsung dan membantu karyawan memperbaiki kesalahan.
You do it yourself: Fase terakhir ini adalah saat di mana karyawan diberikan kebebasan untuk mengerjakan tugas secara mandiri.
“Moment you do it yourself itu, adalah kebanggaan dan kebahagiaan bagi para leader,” jelas Wing.
Ini adalah titik di mana seorang pemimpin dapat melihat hasil dari pengembangan yang telah dilakukan dan merasakan kepuasan saat melihat anggota timnya tumbuh.
Melalui pendekatan ini, dirinya percaya bahwa tidak hanya karyawan yang berkembang, tetapi juga para pemimpin.
“Kita bisa mendevelop leader, create leader, dan dimana pada akhirnya bawahan kita sebagai leader, bisa meneruskan kepada anggota tim yang lainnya,” tambahnya.
Coaching bukan hanya tentang memberikan arahan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan di mana setiap individu merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang. Dengan pendekatan yang tepat, coaching dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam membangun tim yang solid dan berkinerja tinggi.


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS