Empowered Agility Bank Jago: Rahasia Talenta Digital Menguasai AI

Di tengah gelombang digitalisasi, banyak organisasi terjebak pada adopsi teknologi tanpa menyiapkan manusianya. Padahal, secanggih apa pun sistemnya, efektivitas teknologi tetap bergantung pada mentalitas penggunanya. Tantangan inilah yang menjadi fokus Pratomo Soedarsono, Chief People Officer PT Bank Jago Tbk pada saat ditemui tim Intipesan seusai menjadi pembicara dalam 12th HR Director Summit pada Rabu (11/2) di Jakarta.
Menurut Pratomo, kunci keberhasilan transformasi di Bank Jago berakar pada nilai Purposeful Growth. Ia menekankan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak boleh terpisah dari pengembangan kapabilitas karyawannya.
“Di Bank Jago, semua bermula dari nilai organisasi, di mana pertumbuhan kapabilitas karyawan adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.
Nilai-nilai seperti Fearless Creativity, Empowered Agility, dan Life Centricity bukan sekadar slogan, melainkan penggerak budaya kerja yang adaptif. Pratomo menjelaskan bahwa kombinasi nilai ini menciptakan lingkungan yang selalu “lapar” akan inovasi, termasuk dalam mengeksplorasi potensi AI.
Sebagai bank berbasis teknologi, talenta di Bank Jago memang memiliki kedekatan alami dengan dunia digital. Namun, potensi ini tidak dibiarkan tumbuh tanpa arah. Perusahaan memperkuatnya dengan infrastruktur pengembangan yang serius, mulai dari Data Science hingga Machine Learning.
Pratomo meyakini bahwa sinergi antara rasa ingin tahu karyawan dan fasilitas yang tepat membuat timnya mampu mengadopsi AI dengan sangat lancar.
“Kombinasi ini membuat mereka dengan mudah menggunakan alat yang tersedia untuk mengoptimalkan pekerjaan sehari-hari melalui solusi AI,” pungkasnya.
Bagi talenta Bank Jago, AI bukan lagi teknologi yang mengintimidasi, melainkan alat praktis untuk bekerja lebih cerdas dan berdampak nyata bagi nasabah.


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS