• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Training & Development

Empat Cara Mengembangkan SDM Unggul Dalam Perusahaan

Empat Cara Mengembangkan SDM Unggul Dalam Perusahaan
Redaksi
March 11, 2020

Empat Cara Mengembangkan SDM Unggul Dalam Perusahaan

SDM merupakan unsur penting dan sangat menentukan keberlangsungan dalam mencapai tujuan perusahaan. Oleh karena itu, seharusnya SDM adalah personil yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dimana SDM dapat menghayati hubungan kepentingan organisasi dengan kepentingan perorangan. Hal itu bisa dikatakan dengan SDM unggul.

Menurut Seger Handoyo, Ketua Umum HIMPSI Indonesia sekaligus Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya kepada Redaksi Intipesan (5/3) di Jakarta menyebutkan bahwa ada beberapa kriteria SDM unggul yang harus diketahui. Pertama, secara umum bahwa SDM unggul adalah mereka yang mampu menunjukkan kinerja yang bagus.

Namun dari mata psikologi hal itu saja tidak cukup. Harus ada dua kriteria penting yang harus dipegang SDM unggul, yaitu dia harus sejahtera secara psikologis dan baik secara sosial.

Seger menjelaskan, sejahtera secara psikologis bisa diartikan ketika seseorang bekerja dia bahagian dan termotivasi untuk melakukan pekerjaanya. Kemudian, dia baik secara sosial yang berarti dia dapat bekerja sama seluruh stake holder perusahaan, berhubungan baik dan saling memberikan dukungan.

“Dia bisa berkinerja tinggi, juga sejahtera secara psikologis dan baik secara sosial. Tiga kriteria itulah yang bisa disebut SDM unggul,” ungkap Seger.

Lebih lanjut Seger menambahkan untuk mengembangkan SDM menjadi unggul, ada empat hal yang harus diperhatikan dari perspektif psikologi.

1. Mencocokan antara individu dengan pekerjaanya.

Seger mengungkapkan bahwa mengembangkan SDM unggul langah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa organisasi mendapatkan karyawan yang cocok. Mencocokkan antara karyawan dengan pekerjaanya juga dengan organisasinya.

“Kalau orang tidak cocok dengan pekerjaanya dia akan stress. Apalagi kalau dia tidak mampu melakukan pekerjaanya, berarti dia tidak suka dengan pekerjaanya dan tidak cocok dengan pekerjaan itu. Dia akan tidak bekerja dengan baik,” ungkapnya.

2. Memberikan kesempatan karyawan untuk berkembang

SDM di perusahaan harus dikembangkan supaya dia jadi unggul. Bagaimana karyawan di training, di coaching dan dilatih supaya mereka setiap hari lebih baik.

“Seperti halnya seorang sepak bola yang hampir setiap harinya dilatih agar menjadi seorang pemain yang terbaik dan ahli. Itulah dia bisa jadi unggul,” ungkap Seger.

3. Memberikan dukungan

HRD harus dapat memberikan dukungan kepada karyawannya. Dukungan tersebut bisa berupa membrikan penilaian baik kepada karyawan. Memberikan pengajaran ketika karyawan tersebut tidak bisa dan mengalami kesulitan dalam pekerjaanya. Serta memotivasi agar karyawan tetap produktif dan semangat dalam bekerja.

“Kalau dia tidak bisa kita kasih pengajaran. Bukan di nilai sebagai orangnya malas, tidak kompeten tetapi diubantu agar dia bisa. Kalau dia tidak bersemangat, harus dicari mengapa dia tidak bersemangat. Kemudian dibantu agar dia bersemangat kembali. Jadi dia mendapatkan dukuangan,” ungkap Seger.

Dukungan sosial juga penting, tambahnya. Jika ada yang mengalami kesulitan atau dalam keadaan jenuh, rekan kerjanya bisa memberikan dukungan.

“ misalnya jika ada temannya yang sedang ribet, suntuk, temannya bisa menanyakan apa yang bisa dia bantu. Jadi sistem organisasi harus meungkinkan saling memberikan dukungan terhadap satu dengan yang lainnya,” sarannya.

4. Memberikan umpan balik.

SDM bisa unggul jika karyawan diberi umpan balik. Jadi, ketika seseorang menunjukkan ketidakbisaannya dalam pekerjaannya. Maka di beri pengetahuan dan pengarahan agar dia menjadi bisa.

“Jadi diberi umpan balik, bukan malah dibicarakan dari belakang. Si ini loh dia enggak kompeten, si iniloh dia enggak bisa. Melakukan ini aja enggak bisa. Bukan tindakan yang seperti itu. Tapi, dia harus diberi tahu bahwa kamu belum baik dalam melakukan ini sehingga kamu harus memperbaiki dalam hal ini, ini, ini,” tegas Seger.

Dirinya menambahkan bahwa SDM unggul bisa dipengaruhi oleh kecerdasaan seseorang. Namun hal itu bukanlah poin terpenting dalam menjadi SDM unggul. Sekarang ini yang paling penting adalah bagaimana karyawan mau belajar terus-menerus. Bekerja, bukanlah waktu untuk berhenti belajar. Jadi ketika bekerja, harus terus belajar. Kemudian, bagaimana dia mampu mengelola emosinya.

“ Orang yang unggul dan berhasil adalah orang yang terus-menerus belajar meskipun sudah bekerja. Dan dia mengelola emosinya. Bahwa dia tahu kapan dia harus marah dan dimana harus marah. Kapan dia harus menjaga amarah dan kapan dia harus meluapkan amarahanya di tempat yang tepat. Dan emosi itu bagaimaan dia mengatur meregulasi emosinya. Orang-orang yang bisa mengatur, meregulasi emosinya adalah orang-orang yang bisa berhasil, jadi kecerdasan itu adalah tingkat penting yang ke sekian. Jadi pertama adalah dia mau terus-menerus belajar, dia mengatur emosinya mengelola emosinnya, itu yang penting,” jelasnya menutup.

 

Foto : glassdoor.co.uk

Related ItemsFeatured
Training & Development
March 11, 2020
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.