• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Peformance Management

Delapan dari Sepuluh Karyawan di Singapura Lebih Menyukai WFH

Delapan dari Sepuluh Karyawan di Singapura Lebih Menyukai WFH
Redaksi
November 1, 2020

Delapan dari Sepuluh Karyawan di Singapura Lebih Menyukai WFH

Selama masa pandemi Covid19 banyak karyawan melakukan kegiatan kantor dari rumah, dan ini kemudia lambat laun menjadi hal umum di berbagai belahan dunia. Sebagian perusahaan melakukannya dengan harapan ketika kondisi sudah aman, para karyawan kembali bekerja di kantor.

Namun demikian tidak semua karyawan ataupun perusahaan memiliki pemikiran yang sama. Seperti Microsoft.yang justru mengadopsi sistem kerja dari rumah secara permanen, bahkan meskipun ketika pandemi telah usai dan kantor mulai dibuka kembali. Sebagian lagi melakukan pola kerja hybrid, dimana karyawan diizinkan hanya bekerja di kantor selama separuh dari waktu kerja sebelumnya dan bisa menerima persetujuan dari manajer mereka untuk tetap WFH tanpa batas waktu.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Straits Times terhadap sekitar 1800 karyawan di sana mendapatkan hasil, bahwa 8 dari 10 karyawan lebih menyukai untuk bekerja di rumah ataupun dengan pola pengaturan kerja secara fleksible. Hanya ada dua responden yang setuju untuk tetap bekerja di kantor.

Sebagian besar karyawan tersebut memilih pola kerja seperti di atas, karena masih merasakan kekhawatiran ketika harus melakukan perjalanan ke kantor. Atau bahkan ketika mereka harus bekerja di ruangan tertutup bersama rekan kerja yang lain. Karena hal ini akan meningkatkan kemungkinan terinfeksi oleh penyakit Covid19 ataupun penyakit menular lainnya yang lebih lazim seperti influenza. Bahkan tiga dari 10 responden juga merasa bahwa memakai masker di kantor, justru akan membuat mereka dan rekan kerja yang lain merasa tidak nyaman dan ini tentunya akan mengganggu suasana kerja di kantor.

Selain itu empat dari 10 pekerja menginginkan pilihan untuk membagi waktu antara kantor dan rumah mereka, sementara lebih dari empat dari 10 karyawan mengatakan bahwa mereka ingin terus mempertahankan pola kerja dari rumah.

Namun demikian banyak karyawan yang terus bekerja dari rumah, juga merasa khawatir bahwa jam kerja mereka akan mengalami perubahan menjadi lebih lama dan berpotensi buruk terhadap hubungan sosial dengan keluarga karena adanya gangguan yang terjadi. Sehingga berakibat pada penurunan produktivitas mereka.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden survei merasa bahwa bekerja dari rumah membantu mereka menghemat uang, sementara tujuh dari 10 mengatakan bekerja dari rumah meningkatkan kesehatan mental mereka.

Dari berbagai temuan penelitian tersebut setidaknya akan membuat para penentu kebijakan di perusahaan dan organisasi untuk menghabiskan lebih banyak waktu guna berkomunikasi dengan karyawan mereka. saat mengambil keputusan untuk melanjutkan kerja jarak jauh atau kembali ke kantor. Karena setengah dari responden survei juga merasakan kekhawatiran yang berlebihan terhdapa hukuman yang mungkin diberikan kepada mereka, apabila mereka menyatakan persetujuannya terhadap preferensi positif untuk bekerja dari rumah.

Sumber/foto : hrasiamedia.com/totaljobs.com

Related ItemsFeatured
Peformance Management
November 1, 2020
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.