Bambang Brodjonegoro : Meningkatkan Produktivitas SDM sebagai Kunci Sukses Ekonomi Indonesia 2025

Dalam acara Indonesia Economic Outlook 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEB UI) pada Senin, (2/12), Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Keuangan Indonesia, memberikan wawasan penting mengenai kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mencapai visi ekonomi Indonesia 2025.
Bambang menekankan bahwa peningkatan produktivitas sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan suatu negara, termasuk Indonesia. Dengan demografi yang mayoritas berada dalam usia produktif, Indonesia memiliki potensi besar. Namun, ia menegaskan bahwa sekadar memiliki populasi besar tidak cukup; sehingga peningkatan produktivitas harus menjadi prioritas utama.
Dalam wawancaranya dengan tim Intipesan, Bambang menjelaskan ada dua pendekatan utama untuk mencapai peningkatan produktivitas.
Pertama, perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan sangat penting. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan individu yang terampil dan inovatif, sementara kesehatan yang baik memastikan bahwa mereka dapat berkontribusi secara maksimal.
Kedua, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam proses transformasi digital. Teknologi dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi pendidikan dasar dan kesehatan tetap harus menjadi prioritas, karena tanpa fondasi yang kuat, SDM tidak akan berkembang dengan baik.
Bambang juga membahas rencana penerapan PPN 12% yang akan berlaku pada Januari mendatang. Ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kebijakan ini dapat menurunkan daya beli masyarakat, terutama ditengah kondisi ekonomi yang masih rentan. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan kebijakan tersebut, agar tidak menambah beban masyarakat.
Dalam konteks forum tersebut, Bambang memberikan apresiasi terhadap upaya FEB UI untuk menyajikan outlook ekonomi dari berbagai perspektif, termasuk akademisi, regulator seperti Bank Indonesia, lembaga internasional seperti World Bank, dan sektor swasta. Pendekatan ini sangat penting untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai dinamika ekonomi Indonesia.
Secara keseluruhan, Bambang menegaskan bahwa kesiapan SDM dan peningkatan produktivitas adalah elemen krusial untuk mencapai visi ekonomi Indonesia 2025. Dengan memanfaatkan teknologi dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan, Indonesia dapat menghindari jebakan pendapatan kelas menengah dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui kebijakan yang bijaksana dan kolaborasi dari berbagai pihak, masa depan ekonomi Indonesia bisa menjadi lebih cerah.


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS