• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Industrial Relation

Apa yang Harus Dilakukan Jika Perusahaan Tidak Bisa Menerapkan Kebijakan Work From Home

Apa yang Harus Dilakukan Jika Perusahaan Tidak Bisa Menerapkan Kebijakan Work From Home
Redaksi
April 2, 2020

Apa yang Harus Dilakukan Jika Perusahaan Tidak Bisa Menerapkan Kebijakan Work From Home

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa wabah global Covid-19 semakin cepat, mencatat bahwa hanya butuh 4 hari untuk kasus untuk melompat dari 200.000 menjadi 300.000 dan 3 hari untuk kasus untuk melompat ke 400.000. Total kasus saat ini di 859.032 pada 1 April.

Dengan kasus yang terus meningkat, semakin banyak pemerintah di seluruh dunia mengeluarkan peraturan kuncian untuk membatasi pengumpulan dan pergerakan orang dan dengan demikian mencegah penyebaran virus corona.

Negara-negara seperti Prancis, Denmark, Italia, Spanyol dan banyak lagi, telah mengumumkan instruksi untuk melakukan lockdown atau karantina dari pemerintah. Lockdown berarti protokol darurat yang mencegah orang atau informasi meninggalkan suatu daerah, yang berarti pekerja harus diinstruksikan untuk bekerja dari rumah atau work from home. Serta tidak dapat melakukan perjalanan ke luar kota atau ke luar negeri, untuk hal-hal yang berkaitan dengan bisnis.

Namun demikian ada beberapa negara yang belum menerapkan lockdown, meskipun ada bahaya Covid. Negara-negara ini memiliki keputusan taktis mereka sendiri, mengenai sekolah, mobilitas penduduk dan strategi lain tanpa harus melakukan berbagai pembatasan secara ekstrim. Tanpa lockdown yang ketat, karyawan masih dapat bekerja secara normal di kantor mereka. Oleh karena itu bisnis harus menemukan metode lain, untuk mengurangi dampak Covid-19 di kalangan pekerja. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain :

1.Membatasi Kontak

Perusahaan harus memberikan kelonggaran yang lebih banyak kepada karyawan yang tengah menderita sakit, dan pemberian ijin cuti karena sakit harus diperluas. Ini perlu dilakukan agar apabila terdapat karyawan dengan indikasi pengidap Covid-19 di kantor, dapat dibatasi penyebarannya. Namun demikian banyak karyawan yang tetap masuk nekerja, walaupun mereka sebenarnya tengah menderita sakit. Alasan utamanya adalah karena mereka takut akan adanya pemotongan gaji, karena meminta ijin cuti sakit ke kantor. Sehingga meningkatkan risiko penyebaran Covid-19. Untuk menghilangkan paparan yang tidak terduga, pengusaha harus menilai jadwal kerja karyawan dan menyediakan sumber daya yang mereka butuhkan untuk membuat pengaturan seperti itu berhasil.

2.Memahami Kebutuhan Karyawan

Karyawan ingin tahu apa yang tersedia bagi mereka di luar asuransi kesehatan atau ketika mereka mengambil ijin cuti karena sakit. Oleh karena itu setiap pengusaha ataupun perusahaan harus membuka komunikasi yang baik dengan karyawannya, untuk berbicara tentang apa yang menurut mereka terbaik untuk melayani mereka. Sebagai contoh karyawan yang memiliki anak usia sekolah, mungkin menemukan kesulitan untuk menemukan layanan pengasuhan anak selama krisis Covid-19 ini. Oleh karena itu apabila perusahaan dapat menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, ataupun memberikan opsi kerja yang fleksibel tentunya akan sangat membantu mereka.

3.Memperbarui Informasi Kontak Darurat

Dalam menanggapi situasi darurat seperti sekarang ini, SDM dan pengusaha harus tetap mendapat informasi tentang perubahan yang dibuat oleh pemerintah terkait wabah Covid-19. SDM harus memperbarui kontak darurat apa pun yang diperlukan untuk membantu pengusaha dan karyawan. Biarkan karyawan mengetahui informasi ini, karena dapat membantu karyawan menjauh dari ancaman lain yang mungkin datang bersama dengan pandemi Covid-19.

Sumber/foto : hrasiamedia.com/abc7news.com

Related ItemsFeatured
Industrial Relation
April 2, 2020
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.