• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Peformance Management

Mengoptimalkan Kinerja Melalui Psychological Safety

Mengoptimalkan Kinerja Melalui Psychological Safety
Redaksi
February 11, 2025

Mengoptimalkan Kinerja Melalui Psychological Safety

Dalam dunia kerja yang terus berkembang, inovasi menjadi kunci untuk mencapai kinerja yang optimal. Hal tersebut disampaikan oleh Yunus Triyonggo, HRGA Director di PT Bridgsetone Tire Indonesia dalam acara 19th HR Expo yang berlangsung bulan lalu di JCC Jakarta.

Menurutnya salah satu konsep penting yang perlu dipahami dalam hal ini adalah psychological safety, sebuah istilah yang diperkenalkan oleh Prof. Amy Amundsen dan dibahas dalam Harvard Business Review.

“Psychological safety merujuk pada situasi dimana individu merasa aman untuk berkomunikasi secara terbuka, berbagi ide, dan mengakui kelemahan tanpa takut akan konsekuensi negatif,” jelasnya lebih jauh.

Dalam konteks ini, para pemimpin diharapkan untuk menunjukkan kerentanan mereka, sehingga menciptakan iklim kerja yang inklusif dan mendukung.

Ketika organisasi berhasil menciptakan psychological safety, karyawan akan merasa lebih bebas untuk menyampaikan ide-ide mereka. Ini akan mendorong aliran ide yang lebih baik dan meningkatkan rasa keterlibatan dalam setiap interaksi di tempat kerja. Dengan demikian, mentalitas untuk mengambil risiko pun akan tumbuh di antara karyawan.

“Setidaknya ada tiga manfaat utama dari menciptakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis adalah: meningkatkan komunikasi terbuka, memfasilitasi ideasi, dan memperkuat rasa saling mendukung dalam tim,” katanya.

Namun demikian dalam praktiknya, para praktisi HR di Indonesia perlu menerapkan kompetensi baru ini agar dapat berfungsi sebagai penasihat yang efektif bagi CEO dan pimpinan perusahaan.

“Salah satu langkah yang disarankan adalah memisahkan antara remunerasi dan pengembangan dalam manajemen kinerja. Dengan demikian, fokus dapat sepenuhnya pada pengembangan individu, tanpa adanya kebingungan yang sering muncul ketika kedua hal ini digabungkan,” ungkapnya lebih jauh.

Selain itu, sesi umpan balik harus dilakukan secara lebih sering, tidak hanya pada akhir tahun atau semester. Sesi one-on-one yang rutin akan membantu menciptakan komunikasi yang lebih baik antara atasan dan bawahan. Dalam konteks ini, karyawan juga harus diberikan kebebasan untuk menyesuaikan target mereka sesuai dengan perubahan lanskap pasar.

“Antara lain dengan menggunakan metode seperti OKR (Objectives and Key Results), agar karyawan dapat mengubah target mereka secara real-time, menciptakan dinamika yang lebih responsif terhadap perubahan,” jelasnya.

Kinerja yang baik tidak hanya bergantung pada sistem yang ada, tetapi juga harus bersifat dinamis. Dengan dukungan sistem yang kuat, organisasi dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi, termasuk disrupsi yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi seperti AI.

“Dalam hal ini, AI seharusnya digunakan sebagai alat untuk mempermudah pekerjaan HR, memungkinkan mereka untuk tetap menjadi ahli dalam bidang mereka.

Kesimpulannya, menciptakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis adalah langkah penting menuju inovasi dan kinerja yang lebih baik. Dengan menerapkan prinsip-prinsip psychological safety, organisasi dapat mendorong komunikasi terbuka, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang ada.

“Di era disrupsi ini, mentalitas yang fleksibel dan dinamis menjadi sangat penting, agar organisasi dapat tetap relevan dan kompetitif, ” tutupnya.

Related ItemsFeatured
Peformance Management
February 11, 2025
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.